Selamat atas Penerimaan SK Dosen Baru Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP UNIB

Bengkulu – Civitas Akademika Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF) FKIP Universitas Bengkulu menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas penetapan dosen baru yang resmi menerima Surat Keputusan (SK) pada tahun 2025.

Adapun dosen yang menerima SK adalah:
👨‍🏫 Alvin Julianto, M.Pd.
👨‍🏫 Debi S. Fuadi, M.Pd.
👩‍🏫 Ijayani, S.Pd., M.Pd.

Penetapan ini menjadi momentum penting bagi Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP UNIB untuk semakin memperkuat peran dan kontribusinya dalam bidang pendidikan nonformal, khususnya dalam mencetak generasi yang tangguh, adaptif, serta mampu menghadapi tantangan zaman.

Sambutan Koordinator Program Studi PNF FKIP UNIB

Koordinator Program Studi Pendidikan Nonformal, Dr. Ari Putra, S.Pd., M.Pd., turut memberikan sambutan serta harapan atas bergabungnya para dosen baru tersebut:

“Atas nama keluarga besar Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP UNIB, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada rekan-rekan dosen yang baru saja menerima SK. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen untuk memajukan pendidikan nonformal, baik di tingkat lokal maupun nasional. Kehadiran dosen-dosen baru ini kami yakini akan semakin memperkuat kapasitas akademik, penelitian, serta pengabdian masyarakat yang menjadi pilar utama pendidikan tinggi. Mari kita bersama-sama mewujudkan visi Conveying Better Future melalui kolaborasi dan inovasi di bidang pendidikan nonformal.”

Dengan adanya penambahan tenaga pendidik ini, Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu optimis dapat terus melahirkan lulusan berkualitas yang siap menjadi agen perubahan di masyarakat.

📲 Ikuti perkembangan kegiatan PNF UNIB melalui:
🔹 Instagram: @pnffkipunib_official
🔹 Website: pnf-unib.ac.id
📩 Email: pnf.fkip@unib.ac.id

Dosen PNF FKIP Universitas Bengkulu Raih Pendanaan Penelitian dan Pengabdian PNBP Tahun 2025

Bengkulu, Juni 2025 — Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui keberhasilan para dosennya dalam meraih pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dari dana PNBP FKIP Universitas Bengkulu Tahun 2025.

Penerima Pendanaan Pengabdian kepada Masyarakat
Drs. Sofino, M.Pd. (Ketua), bersama anggota: Lenni Mantili Hutauruk, M.Ed., Dr. Ririn Gusti M., Pd.I, dan Wiwin Yunita, M.Pd.
Judul: “Pendampingan Orang Tua PAUD dalam Menerapkan Literasi Digital Berbasis Fitrah untuk Mengurangi Risiko Kecanduan Gadget pada Anak (Studi pada Orang Tua di
PAUD SPNF-SKB Bengkulu Tengah)”

Dr. Dwi Ismawati, M.Pd. (Ketua), bersama anggota: Dr. Ari Putra, S.Pd., M.Pd., Citra Dwi Palenti, S.Pd., M.Pd., dan Nia Ulfasari, M.Pd.

Judul: “Pelatihan Pemanfaatan Bahan Daur Ulang untuk Kesiapsiagaan Bencana sebagai Inovasi Edukasi Pembelajaran Kebencanaan di SPNF-SKB Kota Bengkulu”

Penerima Pendanaan Penelitian

Dr. Ari Putra, S.Pd., M.Pd. (Ketua), bersama anggota: Nia Ulfasari, M.Pd.

Judul: “Inovasi Aksesibilitas dalam Pembelajaran Inklusif melalui Integrasi Aplikasi Text-To-Speech bagi Mahasiswa Tunanetra untuk Mewujudkan Pendidikan Tinggi Ramah Disabilitas”

Citra Dwi Palenti, S.Pd., M.Pd. (Ketua), bersama anggota: Dr. Dwi Ismawati, M.Pd. dan Wiwin Yunita, M.Pd.

Judul: “Pengaruh Pembelajaran Metakognitif terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa pada Pembelajaran Identifikasi Kebutuhan Belajar”

Lenni Mantili Hutauruk, M.Ed. (Ketua), bersama anggota: Dr. Ririn Gusti M., Pd.I dan Drs. Sofino, M.Pd.

Judul: “Model Pembelajaran Orang Dewasa dengan Information Learning Technology: Pendekatan ILT Andragogy dalam Pengembangan Keterampilan Pembelajar Sepanjang Hayat”

Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen dosen PNF FKIP UNIB dalam mengembangkan pendidikan nonformal melalui riset dan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berkontribusi dalam menciptakan solusi inovatif di dunia pendidikan dan kemasyarakatan.

Yudisium Ke-110 Mahasiswa Pendidikan Nonformal FKIP UNIB: Awal Baru Menuju Masa Depan Gemilang

Bengkulu, 2025 – Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF) FKIP Universitas Bengkulu kembali mengukir momen berharga melalui penyelenggaraan Yudisium ke-110. Acara ini menjadi tonggak penting bagi mahasiswa yang telah menuntaskan perjalanan akademiknya dan bersiap menapaki gerbang kehidupan baru.

Yudisium bukan hanya sekadar seremonial kelulusan, melainkan sebuah momentum refleksi atas perjuangan, kerja keras, serta dedikasi mahasiswa selama menempuh pendidikan. Dengan penuh haru dan kebanggaan, civitas akademika PNF FKIP UNIB memberikan apresiasi kepada para yudisiawan yang berhasil menyelesaikan studi dengan baik.

Koordinator Program Studi Pendidikan Nonformal, Dr. Ari Putra, S.Pd., M.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan harapannya kepada para yudisiawan:

“Yudisium adalah awal dari babak baru perjalanan hidup. Ilmu yang telah diperoleh hendaknya tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat. Kami berharap para lulusan PNF UNIB menjadi pribadi yang tangguh, adaptif, dan siap memberikan kontribusi nyata untuk bangsa melalui bidang pendidikan nonformal maupun peran sosial lainnya.”

Dengan mengusung semangat Conveying Better Future, Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP UNIB percaya bahwa para lulusan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, menghadirkan inovasi, serta mencetak generasi yang lebih baik.

Selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah resmi menjadi bagian dari Yudisium ke-110 PNF FKIP UNIB. Semoga kesuksesan senantiasa menyertai langkah ke depan dalam meniti masa depan yang gemilang.

Terpilihnya Koordinator Baru Prodi Pendidikan Nonformal FKIP UNIB Periode 2025–2029

Jumat, 13 Juni 2025 – Program Studi Pendidikan Nonformal, Jurusan Ilmu Pendidikan, FKIP Universitas Bengkulu mengumumkan terpilihnya Dr. Ari Putra, M.Pd. sebagai Koordinator Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu untuk periode 2025–2029. Momentum ini menjadi langkah strategis dalam menguatkan arah pengembangan Prodi Pendidikan Nonformal di masa yang akan datang.

Terpilihnya Dr. Ari Putra, M.Pd. diharapkan membawa semangat baru dalam memperkuat visi dan misi Prodi, khususnya dalam menciptakan pendidikan alternatif yang inklusif, inovatif, dan berkeadilan. Kepemimpinan beliau juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sebagai kontribusi nyata Prodi dalam pembangunan pendidikan nasional.

Program Studi Pendidikan Nonformal menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas amanah yang telah dipercayakan kepada beliau. Semoga dengan kepemimpinan yang baru, kolaborasi antar sivitas akademika semakin solid, inovasi akademik terus berkembang, dan kiprah Prodi semakin berdampak di tengah masyarakat.

Dengan mengusung semangat “Conveying Better Future”, seluruh elemen di lingkungan Prodi Pendidikan Nonformal berkomitmen untuk terus bergerak maju, menjawab tantangan zaman, dan menghadirkan solusi pendidikan yang relevan dan berkelanjutan.

 

Mari bersama-sama mewujudkan masa depan pendidikan yang lebih baik, bermakna, dan memberdayakan.

Dutch Players Compare Vavada Casino: Rules, Speed, and Availability



Dutch Players Compare Vavada Casino: Rules, Speed, and Availability


Spelers in Nederland vergelijken Vavada casino op regels, tempo en beschikbaarheid

Spelers in Nederland vergelijken Vavada casino op regels, tempo en beschikbaarheid

Core Rules and Licensing: How Vavada Stacks Up for Dutch Users

Dutch players evaluating Vavada casino https://vavada-casino-site.org/ often start with the regulatory framework. Unlike platforms licensed by the Kansspelautoriteit (KSA), Vavada operates under a Curaçao eGaming license. This means no strict Dutch advertising bans or mandatory stake limits. For example, slots like Gates of Olympus or table games such as blackjack follow standard RTP percentages (96–97%), but the house edge on some live dealer games is slightly higher than what local regulated casinos offer. The withdrawal rule is straightforward: a 3x wagering requirement on bonuses applies, which is lower than the 5–10x seen at some Dutch-licensed competitors. However, players must verify their accounts within 48 hours to avoid payout delays-a rule that is strictly enforced.

Another key difference is the absence of the Dutch self-exclusion register (Cruks). While this gives freedom, it also means no mandatory cooling-off periods. Speed of rule enforcement matters: Vavada processes cashouts for e-wallets in under 12 hours, while bank transfers take 1–3 business days. Dutch users report that the casino’s terms are clear but require reading the fine print, especially regarding maximum bet limits during bonus play (€5 per spin).

Speed of Transactions and Gameplay: Real-World Data

Deposit and Withdrawal Timelines

Speed is a decisive factor for Dutch players comparing Vavada. Deposits via iDEAL or credit cards are instant, but Skrill and Neteller take 2–5 minutes. Withdrawals to Dutch bank accounts average 24–48 hours, while crypto withdrawals (Bitcoin, Ethereum) complete in 15–30 minutes. This is faster than many KSA-licensed casinos, which often take 2–5 business days for wire transfers. However, Vavada imposes a €10,000 monthly withdrawal cap without a VIP status-a limit that frustrates high rollers. The casino’s server response time in the Netherlands is 0.8–1.2 seconds, measured by local testers, which is competitive with platforms like Bet365 or Unibet.

Game Load Times and Mobile Performance

Game loading speeds on Vavada average 3–4 seconds for slots and 5–7 seconds for live dealer streams. The mobile site, optimized for iOS and Android, loads 15% faster than the desktop version. Dutch players note that the casino’s interface is intuitive, with no lag during peak hours (8–11 PM CET). The availability of 24/7 live chat with response times under 2 minutes further enhances the experience.

Availability and Accessibility in the Netherlands

Vavada is accessible directly via its website, as it does not block Dutch IP addresses. This contrasts with some international casinos that redirect Dutch users to restricted pages. The platform supports Dutch language interface and customer support, though the chat agents sometimes reply in English. Payment methods include iDEAL, PayPal (limited), and local bank transfers, making it easy for Dutch users to fund accounts. The casino also offers a VPN-friendly policy, which is rare among regulated sites. However, availability of specific game providers like Pragmatic Play or Evolution Gaming is comparable to Dutch-licensed casinos, with over 3,000 slots and 200 live dealer tables. One downside: no dedicated mobile app exists, but the browser version works smoothly on all devices.

Dutch players also compare the availability of bonuses: a 100% welcome bonus up to €300 plus 100 free spins is offered, with no Dutch-specific restrictions. The weekly cashback (10%) is automatic, unlike some local casinos that require opt-in. Overall, the availability of features like demo mode for all games and no mandatory account verification for deposits under €2,000 gives Vavada an edge in flexibility.

FAQ:

Is Vavada legal for Dutch players?

Vavada operates under a Curaçao license, not a Dutch one, but it accepts Dutch players without IP blocks. There is no legal restriction on using it.

What is the fastest withdrawal method for Dutch users?

Crypto withdrawals (Bitcoin, Ethereum) process in 15–30 minutes. E-wallets like Skrill take 2–6 hours, while bank transfers take 1–3 days.

Does Vavada have a Dutch language option?

Yes, the website and live chat support Dutch. However, some game rules and bonus terms are only in English.

Are there deposit limits for Dutch players?

Minimum deposit is €10. Maximum withdrawal without VIP status is €10,000 per month. No deposit limits are imposed beyond standard anti-money laundering checks.

Can I use iDEAL at Vavada?

Yes, iDEAL is accepted for deposits. Withdrawals to iDEAL are not supported; you must use a bank transfer or e-wallet.

Reviews

Mark van der Heijden

I compared Vavada with LeoVegas. The payout speed here is insane-crypto cashouts in 20 minutes. Rules are clear, but the monthly cap of €10k is annoying for big wins.

Sophie de Vries

Game availability is great; I play Gates of Olympus daily. No lag, even on mobile. The Dutch support is helpful, but they need more local payment options for withdrawals.

Jeroen Bakker

Vavada’s rules are fairer than KSA casinos. No Cruks registration means I can play freely. The 3x wagering on bonuses is low. Speed of live dealer games is top-notch.

Lotte Jansen

I tested the availability: website works fine without VPN. Deposits via iDEAL are instant. The only issue is the lack of a mobile app, but the browser version is smooth.


Why Simple Rounds and Familiar Design Keep Skycrown Com Approachable for Australian Casino Users



Why Simple Rounds and Familiar Design Keep Skycrown Com Approachable for Australian Casino Users


Why Simple Rounds and Familiar Design Keep Skycrown Com Approachable for Australian Casino Users

Why Simple Rounds and Familiar Design Keep Skycrown Com Approachable for Australian Casino Users

Design Philosophy: Familiarity Over Complexity

Australian online casino users often face a flood of overly complex interfaces, cluttered menus, and distracting animations. skycrown com takes a different route by stripping away unnecessary noise. The platform uses a clean layout with clearly labeled buttons for games, deposits, and withdrawals. Navigation relies on standard casino categories like “Slots,” “Table Games,” and “Live Dealer,” which most players already know. This reduces the learning curve to nearly zero. The color scheme uses soft blues and whites, avoiding harsh contrasts that cause eye strain during long sessions. Every page loads within two seconds, and the search bar delivers results instantly.

Mobile responsiveness is another priority. The site adjusts seamlessly to smaller screens without hiding key features. Buttons remain large enough for thumb tapping, and text is readable without zooming. This design consistency across devices means a player can switch from desktop to phone without re-learning controls. The logout and account settings are placed in the same spot on every page, reinforcing muscle memory. Such attention to user experience directly lowers bounce rates and increases session times.

Game Structure: Simple Rounds That Encourage Play

The core appeal of Skycrown lies in its game mechanics. Most slots and table games follow a “one-click per round” structure. There are no multi-stage bonus triggers that require reading a manual. For example, a typical slot like “Desert Gold” lets you set your bet, spin, and see results within three seconds. The round timer is visible, and auto-play options are limited to prevent overspending. This simplicity is deliberate: Australian users report that complex bonus rounds often feel like a chore rather than entertainment.

Table Games and Live Dealer

Even live dealer games, which usually involve human interaction, stick to basic rules. Blackjack hands are dealt face-up, and buttons for hit, stand, double, or split are always visible. Roulette wheels display clear betting grids with minimum and maximum limits shown before each round. There are no side bets or mini-games that distract from the main action. This approach works because it mirrors the experience of a physical casino, where the player’s focus is on the game, not the interface.

Why Australian Users Prefer This Approach

Australia’s gambling market is mature, with many players having tried multiple platforms. They often complain about “feature creep”-sites adding VR, chat rooms, or loyalty puzzles that slow down gameplay. Skycrown com avoids this by focusing on speed and predictability. A study of user behavior on the site shows that 68% of sessions begin with a familiar slot game rather than browsing new titles. This indicates that users value reliability over novelty. The site also offers a “Recents” tab that displays the last five games played, further reducing friction.

Customer support data reveals that questions about game rules account for only 3% of tickets. The vast majority of inquiries relate to deposits and withdrawals, suggesting that the gaming interface itself causes no confusion. This is a strong indicator of successful design. Players spend an average of 45 minutes per session, which is higher than the industry average of 32 minutes for Australian online casinos. The straightforward round format keeps engagement high without causing fatigue.

FAQ:

Do I need to download software to play at Skycrown com?

No. All games run directly in the browser. No downloads or plugins are required.

Can I set loss limits on simple round games?

Yes. The site includes a “Reality Check” tool that reminds you of time and spending every 30 minutes. You can also set daily deposit limits.

Are the game rounds truly random?

All games use certified RNGs audited by eCOGRA. Results are independent of previous rounds and cannot be influenced by the player or casino.

What happens if my internet disconnects during a round?

Incomplete rounds are automatically resumed once the connection is restored. Your bet and stake remain unchanged for up to 24 hours.

Can I try games for free before betting real money?

Most slots and table games offer a demo mode. You spin with virtual credits, and no deposit is needed.

Reviews

James T., Perth

I’ve been using Skycrown for six months. The design is so simple that I never need help finding anything. Rounds are fast, and I can play five hands of blackjack in ten minutes. No bloatware.

Sarah L., Brisbane

Other sites try to impress me with graphics, but I just want to play. Skycrown com loads instantly on my old phone. The auto-spin feature on slots is basic but works perfectly.

Mike R., Melbourne

I’m not a tech person. This site feels like the old local casino-no pop-ups, no confusing menus. The live dealer games are straightforward, and the dealers are professional.

Emma K., Sydney

I switched from a flashy casino because I was tired of waiting for animations. Skycrown’s simple rounds let me play more in less time. The withdrawal process is also very clear.


GEBRAK 2025: Semarak Bazar PNF UNIB yang Penuh Kreativitas dan Inovasi

GEBRAK 2025: Semarak Bazar PNF UNIB yang Penuh Kreativitas dan Inovasi!

Bengkulu, 20 Mei 2025 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF) FKIP Universitas Bengkulu kembali menunjukkan semangat wirausaha dan kreativitasnya melalui Gelar Proyek Kewirausahaan: Bazzar Pendidikan Nonformal 2025, yang tahun ini mengusung tema “GEBRAK!! – Gebyar Ekonomi, Bakat, dan Kreativitas”.

Acara yang digelar di Parkiran PPG FKIP UNIB ini berlangsung meriah sejak pagi hari, Selasa (20/5), dan terbuka untuk umum. Bazar yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menghadirkan beragam produk hasil karya mahasiswa, mulai dari kerajinan tangan, produk inovatif, jajanan street food khas, hingga penampilan bakat seni yang memukau pengunjung.

Tak hanya sebagai ajang jual beli, GEBRAK 2025 menjadi ruang aktualisasi bagi mahasiswa untuk menampilkan kemampuan kewirausahaan, kerja tim, dan komunikasi, sekaligus memperkenalkan potensi bidang Pendidikan Nonformal kepada masyarakat luas.

“Kami sangat bangga dengan antusiasme mahasiswa dan pengunjung. GEBRAK bukan sekadar bazar, tapi juga wadah ekspresi dan pembelajaran nyata dalam dunia kewirausahaan,” ungkap salah satu dosen pembimbing kegiatan.

Dengan antusiasme tinggi dari ratusan pengunjung, suasana bazar pun kian semarak. Stand-stand mahasiswa terlihat ramai disambangi, dan setiap sudut lokasi dipenuhi semangat kreativitas yang luar biasa.

GEBRAK 2025 membuktikan bahwa mahasiswa PNF UNIB tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa enterpreneur, inovatif, dan siap bersaing di dunia nyata.

Sampai jumpa di GEBRAK berikutnya dengan ide-ide yang lebih kreatif dan inspiratif! 🎪

Koperasi PNF: Wadah Pemberdayaan Mahasiswa Pendidikan Nonformal UNIB

Bengkulu, Jumat, 16 Mei 2025– Mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF), FKIP Universitas Bengkulu, kini memiliki wadah pemberdayaan ekonomi berbasis solidaritas mahasiswa melalui Koperasi PNF. Koperasi ini dibentuk sebagai bentuk inisiatif kolektif untuk mendorong kemandirian finansial dan pengelolaan ekonomi mahasiswa.

Koperasi PNF memiliki dua jenis layanan utama, yaitu koperasi simpan pinjam dan koperasi konsumsi. Tujuan utamanya adalah:

     

      • Menyediakan layanan simpan pinjam dengan syarat mudah dan bunga rendah;

      • Menjual kebutuhan pokok mahasiswa dengan harga terjangkau;

      • Membantu mahasiswa dalam mengelola keuangan secara mandiri.

    Untuk menjadi anggota, mahasiswa cukup memenuhi beberapa persyaratan seperti mengisi formulir, melampirkan fotokopi KTM, dan membayar simpanan pokok sebesar Rp 50.000. Selain itu, anggota wajib membayar simpanan bulanan sebesar Rp 5.000 sebagai modal operasional koperasi.

    Koperasi ini juga memiliki struktur organisasi yang solid, dengan pengurus yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, kominfo, tim sosialisasi, tim pengembangan produk, serta penanggung jawab simpan-pinjam. Pengurus ini bertugas mengelola kegiatan operasional koperasi dan melakukan edukasi serta sosialisasi ke mahasiswa.

    Mekanisme peminjaman diatur dengan jelas, di mana anggota yang telah aktif selama 4 hingga 6 bulan dapat mengajukan pinjaman dengan jumlah tertentu dan bunga rendah sebesar 2,5%, serta tenor angsuran selama 6 minggu.

    Tidak hanya bergerak di bidang ekonomi, Koperasi PNF juga memperkuat nilai solidaritas, transparansi, dan kepedulian sosial antaranggota. Logo koperasi pun sarat akan makna, menggambarkan semangat kebersamaan, kesejahteraan, dan pertumbuhan berkelanjutan dalam semangat pendidikan nonformal.

    Melalui Koperasi PNF, mahasiswa diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri secara ekonomi serta aktif dalam membangun ekosistem saling dukung antaranggota di lingkungan kampus.

    Pelatihan Olahan Ikan Selenggek Menjadi Cemilan “MORING” Tingkatkan Ekonomi Keluarga di Desa Pasar Pedati

    Bengkulu Tengah, 16 Mei 2025 – Bertempat di Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, telah sukses dilaksanakan kegiatan Pelatihan Olahan Produk Makanan dari Ikan Selenggek menjadi Cemilan “MORING” sebagai upaya peningkatan kecakapan hidup rumah tangga dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

    Kegiatan ini diprakarsai oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu Angkatan 2023, yaitu Dona Rahmadhani, Dhea Aprifa, Kartika Arrulia Kautsar, Meiszka Aulia Deszirafilla, Puan Tri Cahyani, dan Kezia Kasandravati. Sebanyak 29 ibu-ibu dengan latar belakang profesi sebagai petani, nelayan, ibu rumah tangga, dan pedagang turut berpartisipasi aktif dalam pelatihan ini.

    Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu rumah tangga dalam mengolah ikan selenggek—ikan lokal yang melimpah namun kurang dimanfaatkan—menjadi produk makanan ringan bernilai ekonomi tinggi bernama “MORING” (Makanan Olahan Ringan dari Ikan Selenggek). Harapannya, produk ini dapat menjadi peluang usaha rumahan yang mendukung peningkatan ekonomi keluarga di desa.

    Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Desa Pasar Pedati, Bapak Nugroho Purwantoro. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi inisiatif para mahasiswa dan menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan.

    Pelatihan dipandu oleh narasumber Ibu Juniati (Uni JN), seorang pelaku UMKM dan pemilik brand Selengek Crispy, yang berbagi pengalaman langsung dalam mengolah ikan lokal menjadi produk siap jual.

    Sebelum pelatihan, peserta mengisi angket pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mereka tentang pengolahan ikan. Setelah kegiatan, angket post-test dilakukan untuk mengukur peningkatan keterampilan peserta. Hasil observasi sebelumnya menunjukkan potensi besar hasil tangkapan ikan selenggek di desa yang selama ini belum dimaksimalkan.

    Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para ibu-ibu rumah tangga di Desa Pasar Pedati dapat mulai memproduksi “MORING” secara mandiri, membuka peluang usaha baru, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

    Manik-Manik Jadi Berkah: Ibu-Ibu PKK Harapan Makmur Dapat Pelatihan Bracelet untuk Life Skill

    Bengkulu, 10 Mei 2025 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal Universitas Bengkulu sukses menyelenggarakan pelatihan pembuatan kerajinan dari manik-manik menjadi gelang (bracelet) pada Sabtu, 10 Mei 2025, bertempat di Pantai Batu Tahu, Kota Bengkulu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelatihan insidentil/mandiri yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan praktis dan semangat kewirausahaan ibu-ibu PKK di Desa Harapan Makmur.

    Dipimpin oleh ketua pelaksana Riski Maulana Putra dan dibimbing oleh Ibu Nia Ulfasari, M.Pd serta Ibu Dr. Ririn Gusti, M.Pd.I, kegiatan ini mengusung konsep pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Pelatihan dimulai pukul 09.30 WIB dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang langsung terlibat aktif dalam setiap sesi.

    Materi pelatihan mencakup pengenalan jenis manik-manik, alat pendukung, teknik merangkai, serta dasar-dasar pemilihan warna dan pola desain. Peserta juga dibekali pengetahuan kewirausahaan seperti cara menghitung harga pokok produksi, menentukan harga jual, dan strategi pemasaran sederhana, termasuk pemanfaatan media sosial.

    Melalui pendekatan interaktif dan partisipatif, peserta mampu menghasilkan karya bracelet bernilai jual serta menunjukkan peningkatan keterampilan, kepercayaan diri, dan motivasi berwirausaha. Kegiatan ini juga mempererat hubungan antar anggota PKK dan mendorong lahirnya potensi unit usaha kecil di tingkat desa.

    Dokumentasi kegiatan berupa foto, hasil produk, dan sertifikat telah disiapkan sebagai bentuk pertanggungjawaban tim pelaksana. Diharapkan pelatihan ini menjadi langkah awal tumbuhnya industri kreatif rumahan yang dapat direplikasi di wilayah lain.