Pelatihan Olahan Ikan Selenggek Menjadi Cemilan “MORING” Tingkatkan Ekonomi Keluarga di Desa Pasar Pedati

Bengkulu Tengah, 16 Mei 2025 – Bertempat di Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, telah sukses dilaksanakan kegiatan Pelatihan Olahan Produk Makanan dari Ikan Selenggek menjadi Cemilan “MORING” sebagai upaya peningkatan kecakapan hidup rumah tangga dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Kegiatan ini diprakarsai oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu Angkatan 2023, yaitu Dona Rahmadhani, Dhea Aprifa, Kartika Arrulia Kautsar, Meiszka Aulia Deszirafilla, Puan Tri Cahyani, dan Kezia Kasandravati. Sebanyak 29 ibu-ibu dengan latar belakang profesi sebagai petani, nelayan, ibu rumah tangga, dan pedagang turut berpartisipasi aktif dalam pelatihan ini.

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu rumah tangga dalam mengolah ikan selenggek—ikan lokal yang melimpah namun kurang dimanfaatkan—menjadi produk makanan ringan bernilai ekonomi tinggi bernama “MORING” (Makanan Olahan Ringan dari Ikan Selenggek). Harapannya, produk ini dapat menjadi peluang usaha rumahan yang mendukung peningkatan ekonomi keluarga di desa.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Desa Pasar Pedati, Bapak Nugroho Purwantoro. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi inisiatif para mahasiswa dan menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan.

Pelatihan dipandu oleh narasumber Ibu Juniati (Uni JN), seorang pelaku UMKM dan pemilik brand Selengek Crispy, yang berbagi pengalaman langsung dalam mengolah ikan lokal menjadi produk siap jual.

Sebelum pelatihan, peserta mengisi angket pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mereka tentang pengolahan ikan. Setelah kegiatan, angket post-test dilakukan untuk mengukur peningkatan keterampilan peserta. Hasil observasi sebelumnya menunjukkan potensi besar hasil tangkapan ikan selenggek di desa yang selama ini belum dimaksimalkan.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para ibu-ibu rumah tangga di Desa Pasar Pedati dapat mulai memproduksi “MORING” secara mandiri, membuka peluang usaha baru, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Manik-Manik Jadi Berkah: Ibu-Ibu PKK Harapan Makmur Dapat Pelatihan Bracelet untuk Life Skill

Bengkulu, 10 Mei 2025 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal Universitas Bengkulu sukses menyelenggarakan pelatihan pembuatan kerajinan dari manik-manik menjadi gelang (bracelet) pada Sabtu, 10 Mei 2025, bertempat di Pantai Batu Tahu, Kota Bengkulu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelatihan insidentil/mandiri yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan praktis dan semangat kewirausahaan ibu-ibu PKK di Desa Harapan Makmur.

Dipimpin oleh ketua pelaksana Riski Maulana Putra dan dibimbing oleh Ibu Nia Ulfasari, M.Pd serta Ibu Dr. Ririn Gusti, M.Pd.I, kegiatan ini mengusung konsep pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Pelatihan dimulai pukul 09.30 WIB dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang langsung terlibat aktif dalam setiap sesi.

Materi pelatihan mencakup pengenalan jenis manik-manik, alat pendukung, teknik merangkai, serta dasar-dasar pemilihan warna dan pola desain. Peserta juga dibekali pengetahuan kewirausahaan seperti cara menghitung harga pokok produksi, menentukan harga jual, dan strategi pemasaran sederhana, termasuk pemanfaatan media sosial.

Melalui pendekatan interaktif dan partisipatif, peserta mampu menghasilkan karya bracelet bernilai jual serta menunjukkan peningkatan keterampilan, kepercayaan diri, dan motivasi berwirausaha. Kegiatan ini juga mempererat hubungan antar anggota PKK dan mendorong lahirnya potensi unit usaha kecil di tingkat desa.

Dokumentasi kegiatan berupa foto, hasil produk, dan sertifikat telah disiapkan sebagai bentuk pertanggungjawaban tim pelaksana. Diharapkan pelatihan ini menjadi langkah awal tumbuhnya industri kreatif rumahan yang dapat direplikasi di wilayah lain.

Mahasiswa PNF FKIP Universitas Bengkulu Gelar Pelatihan Produksi Abon Ikan Tongkol di Kampung Sejahtera Pulai Baai

Bengkulu, 13 Mei 2025 – Dalam rangka mengoptimalkan potensi perikanan lokal sekaligus mendorong peningkatan ekonomi keluarga, mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu angkatan 2023 menggelar Pelatihan Produksi Abon Ikan Tongkol Berkualitas di Kampung Sejahtera, Pulai Baai, Kota Bengkulu.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh lima mahasiswa, yakni M. Fajri Hidayah, Zahra Faudillah Alvie, Foirel Agustin, Apri Marsandi, dan Nesti. Pelatihan berlangsung di PAUD Bina Bersama dan diikuti oleh 15 ibu rumah tangga dari lingkungan sekitar.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis dalam mengolah ikan tongkol—salah satu hasil laut unggulan lokal—menjadi abon berkualitas yang memiliki daya simpan lebih lama dan nilai jual lebih tinggi. Peserta mendapatkan pengetahuan lengkap mulai dari pemilihan bahan baku segar, teknik pemasakan yang higienis, proses pengemasan yang tepat, hingga strategi pemasaran produk.

Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan hasil tangkapan laut secara lebih maksimal dan kreatif, serta menjadikan produk abon sebagai peluang usaha rumahan yang berkelanjutan.

Selain meningkatkan keterampilan individu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberi kontribusi terhadap inovasi dalam industri perikanan lokal dan membantu penguatan ekonomi masyarakat Kampung Sejahtera.

Dengan pelatihan semacam ini, pemanfaatan ikan tongkol lokal diharapkan tidak hanya berhenti pada konsumsi rumah tangga, tetapi berkembang menjadi produk olahan bernilai tinggi yang mampu bersaing di pasaran.

Ari Putra, Dosen Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu Menjadi Pembahas di Dinas Perpustakaan Kabupaten Bengkulu Selatan​ dalam Rangka Bedah Buku: Literasi 4.0: Teori dan Praktik

Bengkulu Selatan — Dinas Perpustakaan Kabupaten Bengkulu Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat melalui kegiatan Bedah Buku bertajuk “Literasi untuk Mencerdaskan Bangsa”, Kamis (15/5/2025). Bertempat di Aula Lantai 3 Dinas Perpustakaan, kegiatan ini berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan dihadiri oleh akademisi, pegiat literasi, mahasiswa, serta masyarakat umum.

Hadir sebagai pembedah utama yakni Dr. Agus Trianto, M.Pd, yang membedah buku “Literasi 4.0: Teori dan Program” karya Dr. Agus Trianto, M.Pd dan Dr. Rina Herlina, M.Pd. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya literasi sebagai pondasi kecakapan abad 21, terutama dalam menghadapi tantangan era disrupsi teknologi. Menurutnya, pembangunan literasi bukan hanya terkait kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup literasi digital, finansial, budaya, dan teknologi yang harus dimiliki masyarakat di era 4.0.

Kegiatan ini turut menghadirkan dua pembahas, yaitu Dr. Ari Putra, M.Pd dan Dr. Dedi Irama, M.Pd.I, yang memberikan refleksi kritis terhadap isi buku sekaligus mendiskusikan implementasi nyata literasi dalam dunia pendidikan, khususnya di daerah. Keduanya sepakat bahwa akselerasi literasi harus dimulai dari kebijakan lokal, kolaborasi multipihak, hingga pemberdayaan komunitas literasi.

Jalannya diskusi dipandu oleh moderator Neto Kosboyo, M.Pd yang memastikan proses tukar gagasan berlangsung dinamis serta interaktif. Para peserta juga diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan dan pandangan, sehingga sesi bedah buku menjadi ruang dialog yang konstruktif.

Plt. Kepala Dinas Perpustakaan Bengkulu Selatan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem literasi di daerah. “Melalui kegiatan bedah buku, kami ingin menghidupkan budaya membaca, berpikir kritis, dan berdiskusi di kalangan masyarakat. Literasi adalah kunci mencerdaskan bangsa,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan penyerahan cendera mata, dengan harapan hasil diskusi dapat ditindaklanjuti menjadi gerakan nyata dalam meningkatkan literasi masyarakat Bengkulu Selatan.

Mahasiswa PNF FKIP Universitas Bengkulu Gelar Pelatihan Sabun Herbal di Dusun II Desa Pekik Nyaring

Bengkulu Tengah, 13 Mei 2025 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu Angkatan 2023 mengadakan pelatihan bertajuk “Pembuatan Sabun Herbal dengan Memanfaatkan Tanaman TOGA” di Balai Dusun II, Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa kelas 4A kelompok 4, yakni Zahra Fatin Tanzola, Arsita Helma Siska, Ebta Aulia, Aprilia Anjani, dan Rindiani Nata Enjeli. Pelatihan ini diikuti oleh 19 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga, dengan latar belakang sebagai petani dan pekebun.

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan kecakapan hidup para ibu rumah tangga dalam memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA) yang selama ini hanya digunakan sebagai bahan masakan atau ramuan tradisional. Inovasi yang diusung adalah menjadikan tanaman seperti kunyit, kencur, dan serai sebagai bahan baku sabun herbal alami yang tidak hanya bermanfaat untuk pemakaian pribadi, tetapi juga memiliki potensi ekonomi tinggi.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Dusun II Desa Pekik Nyaring, Bapak Ahmad Santoso. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa atas kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat dalam mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga serta memperluas wawasan warga terkait manfaat TOGA.

Acara turut dihadiri oleh Koordinator Program Studi Pendidikan Nonformal, Dr. Ari Putra, S.Pd., M.Pd., serta dosen pembimbing kelompok 4, Dr. Ririn Gusti, S.Pd.I., M.Pd.I.

Pelatihan ini dipandu oleh narasumber Mba Aulia Wulandari, A.Md.Kep., seorang praktisi pengolahan herbal dan pemilik toko jamu “Jamu Kito” di Kota Bengkulu. Beliau membagikan pengetahuan mengenai cara pengolahan tanaman herbal menjadi produk sabun, serta memperkenalkan tanaman-tanaman herbal lain yang jarang dikenal masyarakat seperti sawi langit, vatikan kebo, dan sambiroto yang memiliki khasiat untuk kesehatan.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan ibu-ibu rumah tangga di Dusun II Desa Pekik Nyaring dapat memproduksi sabun herbal secara mandiri dan menjadikannya sebagai peluang usaha rumahan yang dapat menunjang perekonomian keluarga.

Mahasiswa PNF FKIP Universitas Bengkulu Gelar Pelatihan Aromatherapy Recycling di Desa Sidorejo

Bengkulu Tengah, 12 Mei 2025 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu Angkatan 2023 kembali menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan Pelatihan Aromatherapy Recycling: Memanfaatkan Bahan Dapur sebagai Sarana Meningkatkan Kepedulian Lingkungan, yang dilaksanakan di Desa Sidorejo, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Tata Octavia, Intan Suraningsih, Niken Irelga, dan Kurnia Zofhei Eka Putri, dengan bimbingan dari dosen pendamping Ibu Wiwin Yunita, M.Pd. Pelatihan diikuti oleh 20 ibu rumah tangga dengan antusiasme tinggi.

Materi pelatihan mencakup cara memanfaatkan limbah dapur seperti kulit jeruk, ampas teh, ampas kopi, dan rempah-rempah sebagai bahan dasar pembuatan produk aromaterapi ramah lingkungan. Salah satu fokus utama adalah mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang tidak hanya berguna untuk relaksasi, tetapi juga memiliki potensi ekonomi sebagai produk rumahan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin menyampaikan bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal kecil yang ada di dapur kita. Selain mengurangi limbah, produk seperti lilin aromaterapi ini juga bisa menjadi peluang usaha tambahan,” ujar salah satu mahasiswa peserta kegiatan.

Selain praktik pembuatan, pelatihan juga memberikan edukasi tentang pentingnya daur ulang, pengurangan penggunaan bahan kimia, serta mendorong gaya hidup yang lebih ramah lingkungan di kalangan masyarakat desa.

Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat Desa Sidorejo terhadap pentingnya keberlanjutan dan pelestarian lingkungan melalui cara-cara yang kreatif, sederhana, dan aplikatif.

Inisiatif ini menjadi contoh nyata bahwa solusi lingkungan dapat dimulai dari rumah, dan kreativitas masyarakat dapat menjadi kunci untuk menciptakan perubahan positif secara berkelanjutan.

Sidang Skripsi Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu di Hadiri Oleh Penguji Eksternal dari Universitas Lain

Selasa, 29 April 2025 – Program Studi Pendidikan Nonformal, FKIP Universitas Bengkulu

Program Studi Pendidikan Nonformal, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu, pada Selasa, 29 April 2025, menyelenggarakan sidang skripsi untuk mahasiswa tingkat akhir. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses akademik yang harus dilalui oleh setiap mahasiswa dalam rangka menyelesaikan studi dan memperoleh gelar sarjana.

Sidang skripsi kali ini menjadi ajang evaluasi terhadap hasil penelitian yang telah dilakukan oleh mahasiswa, sekaligus sebagai momentum akhir dalam perjalanan akademik mereka. Sidang ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menguji kelayakan skripsi yang diajukan, baik dari sisi teori, metodologi, hingga hasil penelitian yang diperoleh. Sidang ini juga diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai isu-isu yang diangkat dalam skripsi, sekaligus menjadi ajang untuk mengembangkan kapasitas intelektual dan kritis mahasiswa.

Kehadiran Penguji Eksternal

Salah satu hal yang membedakan sidang skripsi kali ini adalah keterlibatan penguji eksternal dari dua institusi mitra. Mereka adalah:

     

      • Ika Rizqi Meilya, M.Pd.
        Dosen Pendidikan Masyarakat Universitas Singaperbangsa, Karawang

      • Ani Safitri, S.Pd., M.Pd.
        Dosen Pendidikan Masyarakat Universitas Ibn Khaldun, Bogor

      • Retno Dwi Lestrai, S.Sy., M.Pd.
        Universitas Negeri Jakarta

    Kehadiran para penguji eksternal ini memberikan kontribusi yang sangat berarti dalam meningkatkan kualitas akademik dan objektivitas penilaian terhadap hasil skripsi. Para penguji dari luar Universitas Bengkulu turut memberikan perspektif baru serta masukan konstruktif yang sangat bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan nonformal.

    Melalui keterlibatan penguji eksternal, sidang skripsi kali ini diharapkan tidak hanya menjadi evaluasi akhir bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat jaringan kerjasama akademik antar institusi pendidikan. Hal ini juga menunjukkan komitmen Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu untuk terus meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan yang diberikan kepada mahasiswanya.

    Tantangan dan Harapan ke Depan

    Sidang skripsi merupakan bagian dari proses panjang yang harus dijalani oleh mahasiswa sebelum mereka dapat memperoleh gelar sarjana. Bagi mahasiswa, momen ini menjadi penentu dalam menilai sejauh mana pemahaman dan kemampuan mereka dalam mengaplikasikan teori serta konsep-konsep yang telah dipelajari selama perkuliahan. Selain itu, sidang skripsi juga memberikan peluang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kematangan pemikiran serta kemampuan dalam menyusun solusi terhadap masalah-masalah yang relevan dalam bidang pendidikan nonformal.

    Bagi Program Studi Pendidikan Nonformal, kegiatan sidang skripsi ini merupakan salah satu langkah konkret dalam meningkatkan kualitas lulusan yang siap berkontribusi pada dunia pendidikan nonformal di Indonesia. Para mahasiswa yang berhasil menyelesaikan skripsinya diharapkan dapat mengimplementasikan hasil penelitian mereka di masyarakat, serta berperan aktif dalam mengembangkan pendidikan alternatif yang inklusif dan berkeadilan.

    Penutupan dan Harapan

    Kegiatan sidang skripsi ini ditutup dengan harapan besar dari seluruh sivitas akademika Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu. Semua pihak berharap agar para mahasiswa yang telah menyelesaikan skripsinya dapat melanjutkan perjalanan akademik atau profesional mereka dengan bekal ilmu yang telah diperoleh. Selain itu, mereka diharapkan dapat memberi kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan nonformal di masyarakat, serta menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi pendidikan di Indonesia.

    Selamat untuk Para Mahasiswa yang Telah Menyelesaikan Sidang Skripsi!

    HIMAPNF UNIB Gelar Kemah Bakti Mahasiswa di Desa Srikuncoro

    Bengkulu, 27 April 2025 — Himpunan Mahasiswa Pendidikan Nonformal (HIMAPNF), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu sukses melaksanakan kegiatan Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) pada tanggal 25 hingga 27 April 2025, bertempat di Desa Srikuncoro.

    Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dimulai pada Jumat malam pukul 20.00 WIB, dengan agenda utama Malam Puncak Kemah Bakti Mahasiswa yang diikuti oleh seluruh anggota HIMAPNF.

    Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat solidaritas antarmahasiswa, menumbuhkan semangat pengabdian, serta meningkatkan kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, HIMAPNF berharap dapat terus menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa serta menjadikan Kemah Bakti Mahasiswa sebagai wadah aktualisasi nilai-nilai pengabdian dan kebersamaan.

     

    Evaluasi Kurikulum: Masukan Berharga untuk Pengembangan Kurikulum Program Studi Pendidikan Nonformal

    Dalam upaya meningkatkan kualitas lulusan dan menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja serta dinamika masyarakat, Program Studi S-1 Pendidikan Nonformal (PNF) membuka ruang partisipasi dari Bapak/Ibu pemangku kepentingan untuk memberikan masukan terhadap mata kuliah yang dibutuhkan dalam kurikulum PNF.

    Petunjuk Pengisian:

    Bapak/Ibu dimohon untuk memberikan pendapat dan masukan terhadap mata kuliah yang dirasa relevan dan dibutuhkan oleh dunia kerja maupun masyarakat saat ini. Semua data dan informasi yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya dan semata-mata digunakan untuk keperluan akademik dan pengembangan kurikulum.

    Visi Keilmuan Program Studi S-1 Pendidikan Nonformal

    “Menyelenggarakan pendidikan untuk menghasilkan pendidik dan tenaga kependidikan, peneliti pemula/asisten peneliti, praktisi pendidikan nonformal, dan edupreneur di bidang pendidikan nonformal yang unggul, berbudaya dan berdaya saing internasional pada tahun 2032.”

    Tujuan Program Studi S-1 Pendidikan Nonformal:

    1. Menyelenggarakan pendidikan bagi calon pendidik, tenaga kependidikan, peneliti pemula, praktisi, dan edupreneur yang kompeten dan unggul di bidang Pendidikan Nonformal.
    2. Melaksanakan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi yang berkualitas dalam bidang pendidikan nonformal, informal, dan pengembangan masyarakat.
    3. Mengadakan pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian, sesuai dengan potensi lokal, kewirausahaan sosial, dan pengembangan masyarakat.
    4. Membangun jejaring kemitraan dan kerjasama dengan lembaga pemerintahan maupun non-pemerintahan dalam mendukung pengembangan masyarakat.
    5. Menerapkan tata kelola program studi berdasarkan sistem kepemimpinan transformasional dan integritas tinggi.

    Kami sangat menghargai kesediaan waktu dan perhatian Bapak/Ibu dalam mengisi kuesioner ini. Setiap masukan yang diberikan sangat berarti dalam meningkatkan mutu dan relevansi kurikulum, demi mencetak lulusan yang adaptif, profesional, dan kontributif terhadap pembangunan masyarakat.

    https://bit.ly/KuisionerIdentifikasiMKPNF

    Terima kasih atas partisipasi dan kontribusinya.

    Salam hormat,
    Tim Pengembangan Kurikulum
    Program Studi S-1 Pendidikan Nonformal
    Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan
    Universitas Bengkulu

     

    Universitas Bengkulu Umumkan Libur Idul Fitri 1446 H bagi Dosen, Tenaga Kependidikan, dan Mahasiswa

    Bengkulu, 28 Maret 2025 – Universitas Bengkulu resmi mengumumkan jadwal libur dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah melalui Surat Edaran Nomor: 548/UN30/SE/2025. Surat edaran ini ditujukan kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan mahasiswa di lingkungan Universitas Bengkulu.

    Berdasarkan surat edaran tersebut, libur Idul Fitri akan berlangsung mulai 28 Maret hingga 7 April 2025. Kegiatan akademik, termasuk proses belajar mengajar, akan kembali dimulai pada 8 April 2025, sesuai dengan kalender akademik yang telah ditetapkan.

    Dalam edaran tersebut, pihak universitas juga mengingatkan beberapa hal penting, di antaranya:

    1. Mahasiswa diimbau untuk tidak berada di kampus selama libur, kecuali bagi yang memiliki kepentingan penelitian.
    2. Fakultas yang memiliki dan memelihara binatang ternak seperti sapi, kambing, ayam, dan ikan diperbolehkan mengakses area kampus untuk perawatan hewan.
    3. Akses masuk dan keluar kampus selama libur hanya melalui Gerbang depan Fakultas ISIPOL.
    4. Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) diminta meningkatkan keamanan dengan mematikan peralatan listrik, mencabut kabel dari stop kontak, serta memastikan pintu dan lemari terkunci sebelum meninggalkan ruangan.

    Edaran ini ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Yefriza, S.E., MPPM., Ph.D, dan berlaku bagi seluruh civitas akademika Universitas Bengkulu.

    Seluruh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan diharapkan mematuhi ketentuan ini demi kelancaran dan keamanan selama libur Idul Fitri.

    Untuk informasi lebih lanjut, silakan mengunjungi situs resmi Universitas Bengkulu di www.unib.ac.id.

    Selamat menyambut Idul Fitri 1446 H, mohon maaf lahir dan batin! 🌙✨