Bengkulu, 20 November 2025 — Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bengkulu, turut memperingati Hari Anak Internasional yang jatuh pada Kamis, 20 November 2025. Peringatan ini menjadi momen penting untuk mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap hak, perlindungan, dan perkembangan anak di dunia, termasuk di Indonesia.
Melalui publikasi resmi yang ditampilkan pada laman dan media sosial PNF FKIP UNIB, program studi menyampaikan pesan bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang dalam lingkungan yang aman, inklusif, dan penuh kasih. Hari Anak Internasional juga menjadi pengingat bagi seluruh pihak—pendidik, orang tua, lembaga, serta masyarakat—untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih ramah anak.
Ketua Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP UNIB menyampaikan bahwa komitmen terhadap pemenuhan hak anak merupakan bagian dari upaya jangka panjang mencetak generasi masa depan yang mandiri, berkarakter, dan berdaya saing. “Anak-anak adalah investasi terbesar sebuah bangsa. Tugas kita adalah memastikan mereka tumbuh dengan dukungan yang tepat, baik secara pendidikan maupun lingkungan sosial,” ujarnya.
Peringatan ini juga menjadi refleksi bagi mahasiswa PNF, sebagai calon pendidik dan pendamping masyarakat, untuk terus mengembangkan pemahaman tentang pendidikan nonformal yang berorientasi pada perkembangan anak. Melalui kegiatan akademik dan pengabdian, PNF FKIP UNIB berkomitmen menghadirkan program-program yang mampu memberikan ruang belajar yang fleksibel, kreatif, dan sesuai kebutuhan anak.
Dengan semangat Hari Anak Internasional 2025, Prodi Pendidikan Nonformal FKIP UNIB mengajak seluruh pihak bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih baik bagi setiap anak, tanpa terkecuali.