Berita Pengabdian

Pendampingan Guru SD Dalam Pembuatan Media Pembelajaran Pop Up Book Berbasis Saintifik

Rabu, 22 Februari 2023 telah dilaksanakan kegiatan pendampingan guru SD dalam pembuatan Media Pembelajaran Pop Up Book Berbasis Saintifik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang menarik dan berbasis saintifik untuk mendukung proses pembelajaran di Sekolah Dasar. Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 16.00. Acara ini dihadiri oleh Prof. Endang Widi Winarni, M.Pd., Dr. Irwan Koto, M.A., Ph.D., serta para peserta pendampingan guru yang terdiri dari Yusnia, M.Pd., Ita Mulyati (A2G021027) dan Laila Sofoatun Jana (A2G02032).

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan ialah:

1.  Pembukaan Kegiatan Acara dibuka oleh Prof. Endang Widi Winarni, M.Pd., sebagai pembina kegiatan. Beliau memberikan arahan mengenai pentingnya pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan perkembangan pendidikan saat ini.

2.  Pemaparan Materi Dr. Irwan Koto, M.A., Ph.D., memberikan materi tentang konsep dan langkah-langkah dalam pembuatan media pembelajaran berbasis pop up book yang berorientasi saintifik. Materi disampaikan secara interaktif dan memberikan pemahaman yang mendalam kepada para peserta.

3.  Workshop Pembuatan Pop Up Book Para peserta dibimbing untuk melakukan praktik pembuatan pop up book berbasis saintifik dengan panduan dari instruktur. Mereka diberikan kesempatan untuk bereksperimen dan mendesain pop up book sesuai dengan materi pelajaran yang mereka ajarkan di sekolah.

4.  Presentasi Hasil Karya Setelah workshop selesai, setiap peserta mempresentasikan hasil karyanya kepada para pembimbing dan peserta lainnya. Mereka menjelaskan konsep, desain, serta aplikasi saintifik yang terdapat dalam pop up book yang telah mereka buat.

 

            Berdasarkan hasil penilaian dari para pembimbing dan diskusi yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan guru ini telah memberikan kontribusi yang positif dalam meningkatkan kemampuan guru dalam pembuatan media pembelajaran pop up book berbasis saintifik.

Merdeka Belajar Kampus Merdeka #KampusMengajar5

Dosen Pembimbing Lapangan Kampus Mengajar Angkatan 5

Sivitas akademika Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu mengucapkan Selamat bertugas kepada:

1. Ari Putra, S.Pd., M.Pd.
2. Ririn Gusti, M.Pd.I

yang telah terpilih sebagai dosen pembimbing lapangan Program Kampus Mengajar Angkatan 5 Tahun 2023. Semoga diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan program kegiatannya.

Berita Pengabdian

Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Untuk Pengembangan Era Kurikulum Merdeka Bagi Guru SMK Negeri 3 Kota Lubuk Linggau

             Telah dilaksanakan pelatihan penelitian tindakan kelas untuk pengembangan era Kurikulum Merdeka bagi guru-guru SMK Negeri 3 Kota Lubuk linggau tepatnya pada 28 Januari 2023, pukul 08.00 WIB acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para guru tentang implementasi penelitian tindakan kelas dalam konteks kurikulum yang baru. Acara dibuka oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Kota Lubuklinggau, yang menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran semua guru dalam acara tersebut. Beliau juga menekankan pentingnya penelitian tindakan kelas sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan mutu pembelajaran di era Kurikulum Merdeka.

            Selanjutnya, Bapak Pembina Penelitian dan Pengembangan SMK Negeri 3 Kota Lubuk linggau, memberikan penjelasan tentang tujuan serta manfaat pelatihan ini. Beliau juga memberikan pengantar mengenai konsep dasar penelitian tindakan kelas dan bagaimana penerapannya dapat membantu dalam pengembangan pembelajaran di sekolah. Materi pelatihan kemudian disampaikan oleh Bapak seorang ahli dalam bidang penelitian tindakan kelas. Materi tersebut mencakup langkah-langkah praktis dalam melakukan penelitian tindakan kelas, serta strategi untuk menerapkannya dalam konteks Kurikulum Merdeka. Sesi diskusi dan tanya jawab juga dilaksanakan setelah presentasi materi, di mana para guru dapat berbagi pengalaman, bertanya, serta memberikan masukan terkait implementasi penelitian tindakan kelas di lingkungan sekolah masing-masing. 

           Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para peserta sebagai penghargaan atas partisipasi mereka dalam pelatihan ini. Kepala Sekolah juga menyampaikan harapannya agar pengetahuan yang didapat dapat segera diimplementasikan dalam pembelajaran di SMK Negeri 3 Kota Lubuklinggau.

DPL Kampus Mengajar Angkatan 5

Dosen PNF Berkontribusi Dalam Mendampingi Mahasiswa Kampus Mengajar

Program Stdui Pendidikan Nonformal mengucapkan selamat berkontribusi atas lolos seleksinya Bapak. Ari Putra, S.Pd., M.Pd. dan Ibu Ririn Gusti, M.Pd,I  menjadi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) program Kampus Mengajar angkatan 5 tahun 2023.  Kampus mengajar itu sendiri adalah  program yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kelas selama 1 (satu) semester dengan menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pengembangan strategi dan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif di satuan pendidikan sasaran, dengan fokus pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa di sekolah sasaran.

 

Selamat berpartisipasi dalam program kampus merdeka !!

DOKUMEN

Berita Pengabdian

Penerapan Aplikasi Sistem Peningkatan Mutu Program Studi Berbasis Standar Akreditasi Nasional

Kegiatan penerapan ini dilaksanakan pada 5 Desember 2022. Kegiatan penerapan ini berjudul “ Penerapan Aplikasi Sistem Peningkatan Mutu Program Studi Berbasis Standar Akreditasi Nasional “ Rangkaian dari acara tersebut sebagai berikut.

     1.      Pembukaan

     2.      Penyampaian materi

     3.      Diskusi dan tanya jawab

     4.      Foto Bersama

    5.      Penutup

Kegiatan berlangsung selama kurang lebih dari 3 jam dan tanpa ada kendala dalam kegiatan penerapan ini, lalu dengan diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab dengan tujuan untuk menambah pemahaman Penerapan Aplikasi Sistem sehingga hasil dari dampak kegiatan penerapan ini bisa baik bagi program studi.

Pengabdian Kepada Masyarakat

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE

Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Bahasa Inggris: Pendampingan Penyusunan Kurikulum Operasional Sekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Bengkulu Selatan

Implementasi program pembelajaran di Satuan Pendidikan tidak terlepas dari kurikulum pembelajaran. Kurikulum yang sifatnya dinamis menuntut adanya perbaikan kurikulum sehingga pembelajaran bisa maksimal. Kurikulum operasional di unit pengajaran berisi semua gagasan proses belajar yang diadakan di unit pengajaran, sebagai dasar semua penyelenggaraan evaluasi. Untuk menjadikan proses memiliki makna, kurikulum operasional unit pengajaran dikembangkan sesuai kerangka dan keperluan peserta didik dan unit pengajaran. Agar bermakna, kurikulum operasional satuan pendidikan dikembangkan sesuai dengan konteks dan kebutuhan peserta didik dan satuan pendidikan.

Dosen Pendidikan nonformal dan bahasa inggris FKIP UNIB berkolaborasi dalam mendampingi sekolah penggerak untuk dapat mengembangkan kurikulum operasional sekolah (29 Oktober 2022). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari FKIP UNIB yaitu Ari Putra, M.Pd. (Dosen Pendidikan Nonformal) dan Lia Haryana, M.Pd. (Dosen Pendidikan Bahasa Inggris).

Kegiatan ini berlangsung selama 3 jam pembelajaran. Dengan tahapan peserta diminta untuk melakukan diskusi kelompok membuat analisis karakteristik satuan pendidikan di SLB Negeri 1 Bengkulu Selatan. Selanjutnya, peserta melakukan analisis  dengan mengobservasi potensi bentang alam yang dominan di sekitar sekolah; karakteristik masyarakat di sekitar sekolah; kekhasan/tradisi yang cukup kuat di sekolah/daerah; peta profil guru, siswa, dan orangtua di sekolah, dan kemitraan/kerjasama sekolah dengan pihak lain. Lalu, peserta juga diminta untuk menurunkan hasil analisis karakteristik satuan pendidikan yang telah dibuat menjadi visi, misi dan tujuan satuan pendidikan jangka pendek (untuk satuan pendidikan secara umum) atau visi, misi, dan tujuan program keahlian jangka pendek (untuk kecakapan siswa). Viisi, misi, dan tujuan satuan pendidikan yang dibuat bersifat kontekstual dan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan satuan pendidikan masing-masing, serta berpusat pada peserta didik.
 
Kegiatan ini di dukung sepenuhnya oleh SLB Negeri 1 Bengkulu Selatan dengan hadirnya Guru-guru dan Kepala Sekolah untuk mengembangkan kurikulum operasional sekolah. Bapak Gunawan selaku Kepala Sekolah SLB Negeri 1 Bengkulu Selatan mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat berdampak untuk sekolah karena guru yang terlibat dapat bertanya langsung dalam mengembangkan kurikulum operasional sesuai dengan acuan kurikulum merdeka.

Pemberdayaan Masyarakat- Penguatan Digitalisasi Desa

Pelatihan Penguatan Digitalisasi Bagi Pemuda Desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang



Istilah Pelatihan (training) dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah proses, cara, perbuatan melatih; pekerjaan melatih. Pelatihan menjadi suatu upaya pengembangan sumber daya manusia dalam sebuah organisasi atau masyarakat (Syihabuddin, dkk 2007). Kegiatan pelatihan dimaksudkan untuk memperbaiki dan mengembangkan keterampilan serta kemampuan teknis. Melalui pelatihan mereka akan mampu menguasai spesialisasi ilmu atau keahlian dan keterampilan yang tinggi, ahli dan terampil dalam mengoperasikan atau mengembangkan teknologi yang sedang berkembang saat ini.

 

Digitasi adalah rangkaian aktivitas atau proses mengubah informasi atau data nondigital menjadi data atau informasi dalam bentuk digital. Suatu entitas atau organisasi yang menggunakan informasi atau data digital guna mengembangkan atau meningkatkan skala bisnisnya untuk menyederhanakan berbagai aktivitas dan proses dalam entitas tersebut atau untuk memperoleh laba yang semakin besar, hal tersebut dikatakan sebagai proses digitalisasi. Sedangkan hasil yang diperoleh dari proses digitasi dan digitalisasi dikenal dengan istilah trnasformasi digital (Wahyuningsih, 2022).

 

Digitasi maupun digitalisasi merupakan tahapan dari suatu proses menuju suatu perubahan yang adaptif yaitu transformasi digital. Transformasi digital meliputi seluruh aktivitas dalam bisnis, dan implementasinya tidak hanya sekedar pemanfaatan teknologi, tetapi juga menyangkut hal-hal yang terkait berbagai komponen yang terlibat dalam bisnis, antara lain sumberdaya manusia, finansial dan sumberdaya lainnya (Heriady, 2021).

 

Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2022 di desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang. Sasaran pelatihan pada pemberdayaan masyarakat ini adalah Pemuda di Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berjudul “Pelatihan Penguatan Digitalisasi Bagi Pemuda di Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang ”. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai desa Tangsi Duren pada pukul 14.00 – 16.00 WIB, dengan rangkaian acara sebagai berikut:

1.    Pembukaan

2.    Penyampaian materi

3.    Ice breaking dan peregangan

4.    Praktik langsung

5.    Foto bersama

6.    Penutup

 

Peserta yang datang pada acara ini adalah 24 orang. Kegiatan berjalan dengan sangat baik karena antusiasisme dari masyarakat desa Tangsi Duren khususnya para pemuda desa Tangsi duren. Karena kegiatan pelatihan yang diberikan merupakan pelatihan yang sangat mereka butuhkan. Diketahui bahwasanya Kecamatan Kabawetan merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Kepahiang dengan destinasi wisata alam yang cukup banyak dan potensial untuk dikembangkan. Wisata alam yang indah apabila tidak dikelola dengan tepat maka akan menjadi sia-sia.  Kegiatan berlangsung selama 1 jam 45 menit tanpa ada kendala yang berarti, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menambah pemahan para karang taruna, sehingga hasil dari kegiatan pelatihan ini bisa langsung mereka aplikasikan untuk mengembangkan beberapa wisata yang ada diDesa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang.

 

Pengabdian Masyarakat- Pembuatan Jagung Herbal

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE Pelatihan Pembuatan Jagung Herbal di Desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang

Pelatihan Pembuatan Jagung Herbal di Desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang bertujuan untuk memberikan motivasi, pengetahuan dan ketrampilan/keahlian dasar dengan pengelolaan jagung menjadi jagung herbal sehingga dapat memiliki harga jual yang tinggi. Pada akhirnya hasil pelatihan ini dapat menjadikan ibu-ibu masyarakat desa Tangsi Duren mengelola jagung menjadi jagung herbal dan dapat meningkatkan penghasilan keluarga

Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2022 di desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang. Sasaran pelatihan pada pemberdayaan masyarakat ini adalah ibu-ibu Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berjudul “Pelatihan Pembuatan Jagung Herbal Bagi Masyarakat khususnya ibu-ibu di Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang ”. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai desa Tangsi Duren pada pukul 16.00 – 18.00 WIB, dengan rangkaian acara sebagai berikut:

1.    Pembukaan

2.    Penyampaian materi

3.    Ice breaking dan peregangan

4.    Praktik langsung

5.    Foto bersama

6.    Penutup

Peserta yang datang pada acara ini adalah 15 orang. Kegiatan berjalan dengan sangat baik karena antusiasisme dari masyarakat desa Tangsi Duren khususnya para ibu-ibu desa Tangsi duren. Karena kegiatan pelatihan yang diberikan merupakan pelatihan yang sangat mereka butuhkan. Diketahui bahwasanya Kecamatan Kabawetan merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Kepahiang dengan destinasi wisata alam yang cukup banyak dan potensial untuk dikembangkan di perkenalakan kepada masyarakat luas. Salah satu media yang dapat digunakan untuk memperkenalkan potensi wisata yang ada dengan cepat adalah melalui digitalisasi. Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 2 jam tanpa ada kendala yang berarti, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menambah pemahan para ibu-ibu, sehingga hasil dari kegiatan pelatihan ini bisa langsung mereka aplikasikan untuk dapat meningkat perekonomian keluarga.

Pemberdayaan Masyarakat- Penguatan Kelompok Masyarakat Sadar Wisata

Pelatihan Penguatan Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang

Pembentukan kelompok sadar wisata, sebagai wujud dari konsep pengembangan potensi pariwisata berbasis masyarakat mulai dilakukan pemerintah daerah.Pembentukan pokdarwis ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat disekitar lokasi pariwisata mengenai pentingnya keterlibatan warga secara langsung dalam menjaga serta mengembangkan objek wisata yang ada di masing-masing wilayah. Pembentukan 1kelompok sadar wisata mempunyai maksud mengembangkan kelompok masyarakat yang dapat berperan sebagai motivator,penggerak serta komunikator dalam upaya meningkatkan kesiapan dan kepedulian masyarakat disekitar destinasi pariwisata atau lokasi daya tarik wisata agar dapat berperan sebagai tuan rumah yang baik bagi berkembangnya kepariwisataan, serta memiliki kesadaran akan peluang dan nilai manfaat yang dapat dikembangkan dari kegiatan pariwisata untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Dimana tujuan pembentukan POKDARWIS adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan posisi dan peran masyarakat sebagai subjek atau pelaku penting dalampembangunan kepariwisataan,serta dapat bersinergi dan bermitra dengan pemangkukepentingan terkait dalam meningkatkan 1kualitas perkembagan kepariwisataan
  2. Membangun dan menumbuhkan sikap dan 1dukungan positif masyarakat sebagai tuanrumah melalui perwujudan nilai-nilai Sapta Pesona bagi tumbuh dan berkembangnyakepariwisatan didaerah dan manfaatnya bagi pembangunan daerah maupunkesejahteraan masyarakat.
  3. Memperkenalkan,melestarikan dan memanfaatkan potensi daya tarik wisata yangada dimasing-masing daerah (Tengah, 2020).

Pelatihan dilaksanakan tatap muka (nonvirtual) langsung dan mematuhi protokol kesehatan, dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2022. Sasaran pelatihan ini adalah pemuda karang taruna desa perangkat desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang, yang dihadiri 21 peserta. Tempat pertemuan di balai desa pukul 16:00 sampai 17:45 WIB. Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pelatihan adalah gedung, meja, kursi, materi pemberdayaan, laptop, infokus, speaker, dan presensi. 

Peserta yang datang pada acara ini adalah 21 orang. Kegiatan berjalan dengan sangat baik karena antusiasisme dari masyarakat desa Tangsi Duren khususnya para Karang Taruna. Karena kegiatan pelatihan yang diberikan merupakan pelatihan yang sangat mereka butuhkan. Diketahui bahwasanya Kecamatan Kabawetan merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Kepahiang dengan destinasi wisata alam yang cukup banyak dan potensial untuk dikembangkan. Wisata alam yang indah apabila tidak dikelola dengan tepat maka akan menjadi sia-sia.  Kegiatan berlangsung selama 1 jam 45 menit tanpa ada kendala yang berarti, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menambah pemahan para karang taruna, sehingga hasil dari kegiatan pelatihan ini bisa langsung mereka aplikasikan untuk mengembangkan beberapa wisata yang ada diDesa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang.