Syukuran Akreditasi Unggul Momen Bersejarah Bagi Program Studi Pendidikan Nonformal

Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu menggelar syukuran sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian akreditasi Unggul. Acara penuh kebersamaan ini berlangsung pada Jumat, 17 Januari 2025, pukul 10.00 WIB di Aula Dekanat FKIP (Lama).

Momentum bersejarah ini diawali dengan sambutan dari Koordinator Program Studi PNF, Dr. Ari Putra, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. Disusul oleh Dekan FKIP, Abdul Rahman, S.Si., M.Si., Ph.D., yang menekankan pentingnya menjaga kualitas akademik agar FKIP terus melahirkan lulusan terbaik.

“Dengan bertambahnya Program Studi yang meraih akreditasi Unggul di FKIP, diharapkan kualitas pendidikan di Universitas Bengkulu semakin terjaga dan terus berkembang,” ujar Dekan FKIP dalam sambutannya.

Acara semakin khidmat dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai harapan agar PNF FKIP UNIB terus maju dan berkontribusi dalam dunia pendidikan. Syukuran ini pun ditutup dengan momen makan bersama yang penuh kehangatan, mempererat tali silaturahmi antar civitas akademika, koordinator program studi FKIP, staf, serta alumni Pendidikan Nonformal.

Pencapaian akreditasi Unggul ini bukan hanya prestasi, tetapi juga tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Semoga Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP UNIB semakin berjaya dan menjadi inspirasi bagi program studi lainnya!

Program Studi S-1 Pendidikan Nonformal (PNF) Universitas Bengkulu Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2025/2026

Program Studi S-1 Pendidikan Nonformal (PNF), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu, membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik 2025/2026 melalui berbagai jalur seleksi. Kuota penerimaan terdiri dari 24 calon mahasiswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 40 calon mahasiswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), 16 calon mahasiswa melalui Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMM PTN Barat), dan 8 calon mahasiswa melalui Jalur Mandiri Masuk Kampus (JAMAK).

Dengan visi menghasilkan lulusan pendidik, peneliti, praktisi pendidikan nonformal, dan edupreneur yang unggul, berbudaya, serta berdaya saing internasional pada tahun 2032, Program Studi PNF menawarkan kurikulum yang mendukung empat profil lulusan utama: pendidik, peneliti pemula, praktisi pendidikan nonformal, dan edupreneur. Lulusan dibekali kompetensi dalam strategi pembelajaran, manajemen program, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat, yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Program Studi ini didukung oleh pengajar profesional dari dalam dan luar negeri serta bermitra dengan berbagai instansi seperti SPNF-SKB, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, Balai Guru Penggerak, dan lembaga lainnya. Lulusan memiliki peluang karier yang luas, mulai dari pendidik, instruktur, fasilitator, hingga menjadi wirausahawan di bidang pendidikan nonformal.

Program Studi PNF juga menawarkan dua konsentrasi peminatan, yaitu Pemberdayaan Masyarakat serta Pendidikan Nonformal dan Informal. Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan jadwal seleksi dapat diakses melalui laman resmi Universitas Bengkulu. Segera daftarkan diri Anda untuk menjadi bagian dari generasi pendidik yang unggul dan kompeten!

Sosialisasi Pengisian KRS dan Pemilihan Mata Kuliah Peminatan bagi Mahasiswa PNF FKIP UNIB

Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu (UNIB) menggelar sosialisasi pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) dan pemilihan mata kuliah peminatan bagi mahasiswa PNF pada Jumat, 10 Januari 2025. Kegiatan ini berlangsung secara online dan dihadiri oleh koordinator program studi, gugus kendali mutu program studi, dan mahasiswa.

Koordinator Program Studi PNF, Dr. Ari Putra, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya pemahaman mahasiswa terkait proses pengisian KRS agar sesuai dengan rencana studi yang telah ditetapkan. “Melalui sosialisasi ini, kami berharap mahasiswa dapat lebih memahami tahapan pengisian KRS dan menentukan mata kuliah peminatan yang sesuai dengan minat dan rencana karier mereka,” ujarnya.

Dalam sesi pemaparan, mahasiswa diberikan penjelasan mengenai dua peminatan yang tersedia di Program Studi PNF, yaitu Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) serta Pemberdayaan Masyarakat. Dosen peminatan masing-masing bidang menjelaskan ruang lingkup pembelajaran, prospek lulusan, serta relevansi mata kuliah dengan kebutuhan dunia kerja.

Mahasiswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi dengan dosen mengenai mata kuliah yang sesuai dengan minat dan tujuan. Tujuan peminatan ini adalah mengarah terhadap kajian tugas akhir yang mana peminatan PNFI lebih berorientasi pada pengelolaan program pendidikan nonformal dan pendidikan alternatif, sementara peminatan Pemberdayaan Masyarakat mengkaji di bidang pemberdayaan sosial dan pembangunan masyarakat.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan mahasiswa PNF FKIP UNIB dapat melakukan pengisian KRS secara tepat dan memilih peminatan yang sesuai dengan peminatannya. Program studi juga menegaskan bahwa bimbingan akademik selalu terbuka bagi mahasiswa yang membutuhkan konsultasi lebih lanjut.

Rapat Awal Tahun 2025 Program Studi Pendidikan Nonformal: Evaluasi dan Persiapan Perkuliahan Semester Genap

Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu menggelar rapat awal tahun pada 2 Januari 2025. Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi pembelajaran semester sebelumnya, meningkatkan pelayanan akademik, serta mempersiapkan perkuliahan semester genap tahun akademik 2024/2025.

Rapat yang berlangsung di ruang rapat Prodi PNF ini dihadiri oleh seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa. Koordinator Program Studi PNF, Dr.Ari Putra, S.Pd., M.Pd., membuka rapat dengan menyampaikan refleksi terhadap capaian akademik dan operasional program studi selama tahun 2024. Evaluasi mencakup efektivitas metode pembelajaran, tingkat partisipasi mahasiswa, serta kendala yang dihadapi dalam proses perkuliahan.

Dalam evaluasi pembelajaran, berbagai masukan dari dosen dan mahasiswa dibahas guna meningkatkan kualitas pengajaran. Beberapa poin utama yang menjadi perhatian adalah optimalisasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran, peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik dan non-akademik, serta penguatan sistem penilaian.

Selain itu, aspek pelayanan akademik juga menjadi agenda utama dalam rapat ini. Pihak program studi menekankan pentingnya peningkatan layanan akademik, seperti kemudahan akses informasi akademik, efisiensi proses administrasi perkuliahan, serta peningkatan fasilitas pendukung pembelajaran.

Terkait persiapan perkuliahan semester genap 2024/2025, dipaparkan rencana distribusi mata kuliah, alokasi dosen pengampu, serta strategi pembelajaran yang akan diterapkan. Program studi juga menekankan pentingnya pembelajaran berbasis proyek dan kolaborasi dengan dunia industri serta komunitas lainnya sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa.

Di akhir rapat, disepakati beberapa langkah strategis untuk mengoptimalkan pelaksanaan perkuliahan mendatang. Koordinator Program Studi menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di PNF FKIP UNIB guna mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing. Rapat ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam menyongsong tantangan akademik di tahun 2025, dengan semangat kolaborasi dan inovasi untuk kemajuan Program Studi Pendidikan Nonformal.

Penarikan Mahasiswa Peserta Program MBKM-AM FKIP di Taman Bacaan Masyarakat Jendela Pustaka Desa Air Putih

Bengkulu, 30 November 2024 – Program Studi Pendidikan Nonformal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu telah melaksanakan acara penarikan mahasiswa peserta Program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) – Asistensi Mengajar (AM) yang berkolaborasi dengan berbagai lembaga mitra, salah satunya adalah Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Jendela Pustaka di Desa Air Putih, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Acara penarikan ini dilakukan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Ari Putra, M.Pd, yang dihadiri oleh sejumlah pejabat desa dan pengurus TBM, termasuk Kepala Desa Air Putih, Bapak Asna’un, serta Sekretaris Desa, Bapak Meiyudi Ardinto, S.E. dan perwakilan Kepala Dusun serta pengurus TBM.

TBM Jendela Pustaka, yang didirikan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Mandat dari Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu, telah berkembang menjadi sebuah taman bacaan yang kini memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan NPP: 1709023D0000001. Diharapkan, dengan adanya TBM ini, masyarakat Desa Air Putih dapat lebih mudah mengakses informasi dan meningkatkan literasi serta kesadaran mereka untuk terus belajar.

Selama empat bulan, mahasiswa peserta Program MBKM-AM terlibat dalam berbagai kegiatan di TBM, memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan layanan literasi di desa tersebut. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi sumber daya manusia dan meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ari Putra menyampaikan harapannya agar kerjasama ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan di masa depan, dengan fokus pada kegiatan-kegiatan akademik yang lebih mendalam, untuk lebih mempermudah pencapaian tujuan bersama dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM serta mutu lulusan dari Program Studi Pendidikan Nonformal.

Dengan penarikan ini, Program MBKM-AM di TBM Jendela Pustaka berakhir pada tanggal 30 November 2024, dan diharapkan menjadi langkah awal untuk kolaborasi yang lebih luas dalam meningkatkan pendidikan nonformal di masyarakat.

Proyek Mata Kuliah Kepemimpinan PNF FKIP Universitas Bengkulu di Kampung Durian, Bengkulu Tengah

Kampung Durian, Bengkulu Tengah – Pada tanggal 22-23 November 2024, mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF) FKIP Universitas Bengkulu melaksanakan kegiatan proyek mata kuliah Kepemimpinan PNF di Kampung Durian, Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan ini berbentuk simulasi lapangan yang dirancang untuk mendukung pembelajaran berbasis outcome (OBE)  dengan tujuan menghasilkan pemimpin yang tangguh, kreatif, dan kolaboratif.

Dipandu oleh dua dosen pengampu, Dr. Ari Putra, M.Pd. dan Ibu Nia Ulfasari, M.Pd., kegiatan ini mengusung konsep capacity building /outing class dengan berbagai aktivitas outbound bertema kepemimpinan. Program ini mengintegrasikan teori dan praktik kepemimpinan dalam suasana alam terbuka yang penuh tantangan dan kolaborasi.

Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan seperti:

  • Melatih kemampuan kolaborasi dan komunikasi efektif.
  • Permainan strategis yang menuntut kreativitas dan kemampuan mengambil keputusan.
  • Diskusi kelompok untuk mengevaluasi pengalaman dan pembelajaran selama kegiatan.

Menurut Dr. Ari Putra, kegiatan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan kepemimpinan mahasiswa di dunia nyata. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan langsung dinamika kepemimpinan, seperti mengambil keputusan cepat, bekerja dalam tim, dan menghadapi berbagai situasi kompleks di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Nia Ulfasari, M.Pd., menambahkan bahwa kegiatan ini juga dirancang untuk membangun kepercayaan diri mahasiswa dalam memimpin dan beradaptasi dengan perubahan. “Mahasiswa harus mampu menjadi pemimpin yang inovatif, adaptif, dan memiliki semangat kerja sama yang kuat,” jelasnya.

Panitia, yang diisi oleh mahasiswa, juga memberikan kontribusi besar terhadap kelancaran kegiatan. “Kami merasa bangga dapat menjadi bagian dari kesuksesan kegiatan ini. Selain mengelola acara, kami juga belajar banyak tentang koordinasi dan kepemimpinan,” ungkap Foirel.

Para peserta yang merupakan mahasiswa PNF angkatan 2023 mengaku antusias dengan pengalaman yang didapat. “Kegiatan ini benar-benar membuka wawasan saya tentang pentingnya kepemimpinan kolaboratif. Kami belajar untuk saling mendukung dan menemukan solusi terbaik dalam situasi sulit,” ujar Dinda.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PNF FKIP Universitas Bengkulu dapat mengembangkan potensi kepemimpinan dan menerapkannya dalam berbagai bidang, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat.

Ujian Komprehensif Mahasiswa Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu Tahun 2024

Bengkulu, 22 November 2024 – Program Studi Pendidikan Nonformal, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Bengkulu, sukses melaksanakan ujian komprehensif bagi mahasiswa angkatan 2021. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan akademik yang wajib dilalui mahasiswa sebelum memasuki proses penyelesaian tugas akhir dan skripsi.

Ujian berlangsung pada Jumat, 22 November 2024, di ruang Laboratorium Komputer FKIP Universitas Bengkulu, dengan diawasi langsung oleh tim dosen dari Program Studi Pendidikan Nonformal. Penanggung jawab kegiatan ini adalah Koordinator Program Studi Pendidikan Nonformal, Dr. Ari Putra, M.Pd., yang turut memantau kelancaran pelaksanaan ujian. Selain itu, Citra Dwi Palenti, M.Pd., bertindak sebagai pengarah lapangan untuk memastikan seluruh aspek teknis berjalan dengan baik.

Ujian komprehensif ini bertujuan untuk menguji pemahaman mahasiswa secara menyeluruh terhadap konsep, teori, dan penerapan pendidikan nonformal, termasuk pengelolaan pendidikan nonformal, kebijakan pendidikan nonformal, desain program berbasis kebutuhan lokal, dan metode penelitian.

“Kegiatan ini sangat penting untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi  penelitian dan praktik. Kami berharap ujian ini menjadi bekal awal yang solid bagi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir ,” ujar Dr. Ari Putra, M.Pd.

Sebanyak 53 mahasiswa mengikuti ujian ini, yang dilakukan dalam menggunakan sistem CAT. Pengawas ujian ini terdiri dari dosen-dosen Program Studi Pendidikan Nonformal,

Salah satu peserta ujian, Chairunisa, menyampaikan kesan dan harapannya:

“Ujian ini menguji semua yang telah kami pelajari selama tiga tahun terakhir. Semoga hasilnya maksimal, sehingga kami bisa segera melanjutkan ke tahap proposal tugas akhir.”

Pelaksanaan ujian berlangsung kondusif berkat koordinasi yang baik antara mahasiswa, dosen pengawas, dan panitia penyelenggara. Hasil ujian komprehensif diumumkan sebagai langkah awal mahasiswa untuk mulai menyusun proposal penelitian mereka.

Program Studi Pendidikan Nonformal berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas lulusannya, dengan memastikan setiap mahasiswa memiliki kompetensi yang relevan dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan masyarakat di berbagai level.

Dosen Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu Menerima Kegiatan Visiting Lecturer ” Ika Rizqi Meilya”, M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Masyarakat FKIP Universitas Singaperbangsa Karawang.

Program Studi Pendidikan Nonformal, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Bengkulu, menerima tamu Dosen rekanan kampus dalam  kegiatan Visiting Lecturer yang diisi oleh dosen dari Program Studi Pendidikan Masyarakat Universitas Singaperbangsa Karawang, Ika Rizqi Meilya, M.Pd. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dekanat FKIP ini menghadirkan materi bertajuk “Identifikasi Kebutuhan Belajar dalam Pendidikan Nonformal/Pendidikan Masyarakat.”

Kegiatan ini dimulai dengan adanya sambutan dari Koordinator Program Studi Pendidikan Nonformal, Bapak Dr. Ari Putra, M.Pd. dan dibuka oleh Ketua Jurusan Ilmu Pendidikan Bapak Dr. Osa Juarsa, M.Pd.  Kegiatan dipandu oleh moderator, Ibu Citra Dwi Palenti, M.Pd.

Dalam paparannya, Ika Rizqi Meilya, M.Pd. menjelaskan pentingnya identifikasi kebutuhan belajar untuk merancang program pendidikan nonformal yang relevan dan efektif bagi masyarakat. Beliau menyampaikan berbagai metode dan teknik untuk menganalisis kebutuhan belajar, yang mencakup observasi lapangan, wawancara, serta survei terhadap peserta didik dan masyarakat. Ika juga menyoroti tantangan yang sering dihadapi dalam identifikasi kebutuhan belajar, seperti keterbatasan data dan akses ke lapangan, serta pentingnya peran pendidik dan pemangku kepentingan dalam memastikan akurasi informasi.

Peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan praktisi pendidikan nonformal di Universitas Bengkulu menyambut antusias materi yang disampaikan. Diskusi yang interaktif terjadi selama sesi tanya jawab, di mana peserta berdiskusi mengenai praktik terbaik dan berbagai kendala di lapangan dalam identifikasi kebutuhan belajar masyarakat.

Kegiatan Visiting Lecturer ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa dan dosen Universitas Bengkulu dalam memahami dan menerapkan konsep identifikasi kebutuhan belajar, sehingga dapat menyusun program pendidikan nonformal yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan komunitas.

Purna Tugas: Drs. Rufran Zulkarnain, M.Pd. Dosen PNF FKIP Universitas Bengkulu yang Penuh Dedikasi dan Kontribusi untuk Kemajuan Universitas Bengkulu

Bengkulu, 28 Oktober 2024 – Kampung Pesisir, Bengkulu
Program Studi Pendidikan Nonformal, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bengkulu, menggelar acara pelepasan untuk Drs. Rufran Zulkarnain, M.Pd., yang memasuki masa purna tugas setelah mengabdi selama 39 tahun di universitas dan dunia pendidikan nonformal. Acara yang berlangsung di Kampung Pesisir, Bengkulu, ini dihadiri oleh dosen dan rekan kerja yang memberikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi besar yang telah beliau berikan kepada program studi dan universitas.

Dalam sambutannya, Drs. Rufran Zulkarnain, M.Pd., menyampaikan pesan kepada rekan-rekan dosen di Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF) untuk terus menjaga kekompakan dalam mengembangkan aktivitas akademis, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Beliau menekankan bahwa kerja sama dan solidaritas di antara para dosen adalah kunci untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Beliau juga mengungkapkan rasa syukur dan bangganya telah menjadi bagian dari Program Studi Pendidikan Nonformal, serta harapannya agar program studi ini terus berkembang dan berkontribusi dalam menciptakan lulusan yang berkualitas serta mampu memberikan solusi bagi berbagai tantangan pendidikan di masyarakat.

Acara pelepasan ini berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Sebagai bentuk penghargaan, pihak program studi menyerahkan kenang-kenangan kepada Drs. Rufran Zulkarnain, M.Pd., sebagai simbol apresiasi atas dedikasi beliau selama bertugas.

Seluruh civitas akademika berharap bahwa dedikasi dan semangat Drs. Rufran Zulkarnain, M.Pd., dalam dunia pendidikan akan terus menjadi inspirasi bagi generasi dosen berikutnya di Program Studi Pendidikan Nonformal Universitas Bengkulu.

Dosen PNF, PGPAUD, PGSD, Administrasi Pendidikan, BK, dan Pendidikan Dasar FKIP Universitas Bengkulu melaksanakan Giat Lecturer Mobility dan Bencmarking Curriculum di Universitas Pendidikan Sultas Idris, Malaysia​

Selangor, Malaysia – 25 Oktober 2024
Dosen dari Program Studi Pendidikan Nonformal (Dr. Ari Putra dan Drs. Sofino, M.Pd.) dan Jurusan Ilmu Pendidikan (S-2 Administrasi Pendidikan), (S-2 Pendidikan Dasar), S-1 PGSD yang diwakili oleh :  Pebrian Tarmizi, M.Pd. dan Atika Susanti, M.Pd. ,(S-1 PG-PAUD), (S-1 Pendidikan Jasmani), dan (S-1 Bimbingan Konseling) Universitas Bengkulu berpartisipasi dalam kegiatan Lecturer Mobility Program yang diadakan di Fakultas Pembangunan Manusia, Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia. Program ini bertujuan memperkuat kolaborasi akademik antar-institusi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan utama program ini mencakup visiting academic, benchmarking kurikulum, dan kunjungan ke berbagai fasilitas laboratorium yang dimiliki UPSI. Dalam sesi visiting academic, para dosen saling berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pengajaran dan riset di bidang pendidikan, khususnya pendidikan nonformal, dengan dosen-dosen dari Fakultas Pembangunan Manusia UPSI.

Sementara itu, kegiatan benchmarking kurikulum dilakukan untuk mengevaluasi dan membandingkan kurikulum program studi dari kedua universitas. Fokus utama dari sesi ini adalah untuk memastikan bahwa kurikulum yang diimplementasikan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan ilmu pendidikan kontemporer, khususnya dalam bidang pendidikan nonformal.

Selama kunjungan ke laboratorium, peserta program memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat fasilitas riset dan pengajaran di UPSI, termasuk laboratorium yang difokuskan pada pengembangan teknologi pendidikan dan pendidikan masyarakat. Kunjungan ini membuka peluang kolaborasi riset di masa depan dan pengembangan kurikulum berbasis teknologi.

Acara Lecturer Mobility Program ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antar-institusi, menginspirasi inovasi dalam pendidikan nonformal, dan mendorong sinergi akademik antara Universitas Bengkulu dan Universitas Pendidikan Sultan Idris.