Berbicara tentang pemberdayaan masyarakat tidak aka nada habisnya, semua elemen harusnya bertanggung jawab terhadap program pemberdayaan yang ada bukan hanya dilaksakan oleh pemertintan tetapi pada akademisi sebagai pengaplikasian ilmu pengetahuan yang sudah didapatkan di perguruan tinggi. Pemberdayaan masyarakat dengan tujuan menjadikan masyarakat menjadi mandiri terampilan dalam bidangnya agar masyarakat dapat meningkatkan kualitas taraf hidup sudah menjadi tugas Bersama untuk memberikan bimbingan kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan. Pemberdayaan masyarakat bisa dilaksakan dengan program Pelatihan salah satunya yang sudah dilaksakan oleh Progam Studi Pendidikan Nonformal FKIP UNIB yakni memberikan Pelatihan Pemanfaatan Biji Nangka menjadi Keripik di Desa Srikuncoro. Mengapa Biji Nangka dijadikan objek penelitian dikarenakan Nangka menjadi tumbuhan yang banyak dijumpai di desa Srikuncoro ini menjadikan peluang Nangka yang selama ini hanya dikosumsi begitu saja untuk diinovasi agar memiliki nilia ekonomi yang dapat diberdayakan oleh penduduk setempat untuk dijadikan program UMKM.

Pelatihan yang diselenggarakan pada tanggal 21 Maret 2022 bertempatakan di balai desan dengan Dosen yang bertugas yakni Citra Dwi Palenti,. M.Pd, Drs. Rufran Zulkarnain,. M.Pd., dan Dr. Ilham Abdullah,.M.Pd serta melibatkan mahasiswa PNF untuk turut serta dalam kegiatan pemberdayaan. Tujuan dari kegiatan ini tidak lain dan bukan untuk memberikan informasi, wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat agar dapat menginovasi sumber daya yang ada di desa. Selama kegiatan masyarakat terutama para ibu-ibu PKK sangat antusias karena selama ini belum terpikirkan bahwa biji Nangka yang selama ini menjadi limbah dapat diberdayakan dan menjadi nilai ekonomi bagi kelompok PKK desa Srikuncoro. Dengan pelatihan ini menjadikan masyarakat lebih kreatif dan inovatif dalam pengelolaan sumber daya yang ada.

Dokumentasi Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat

Berita Pegabdian

Pelatihan Pemanfaatan Biji Nangka (Artocarpus Pheterophyilus) Menjadi Keribika di Desa Sri Kuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah

Telah dilaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakatdi Desa Sri Kuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah pada maret 2022. Sasaran pada kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah warga Desa Sri Kuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berjudul “Pelatihan Pemanfaatan Biji Nangka (Artocarpus Pheterophyilus) Menjadi Keribika di Desa Sri Kuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah”.

Adapun rangkaian acara sebagai berikut:

1.      Pembukaan

2.       Penyampaian materi

3.       Ice breaking dan peregangan

4.       Foto bersama

5.       Penutup

Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 2 jam tanpa ada kendala yang berarti, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menambah pemahaman warga belajar mengenai Pemanfaatan Biji Nangka (Artocarpus Pheterophyilus) Menjadi Keribika Sehingga hasil dari kegiatan workshop ini bisa langsung berdampak baik bagi peserta

Hima Pendidikan NonFormal MenyelenggarakanMAKRAB (Malam Keakraban) di Tahun 2022

MAKRAB (Malam Keakraban) merupakan salah satu proker Kaderisasi yang bersifat wajib di HIMA PNF. Kegiatan MAKRAB ini dilaksanakan setiap tahun, namun dikarenakan kondisi tahun lalu sangat tidak memungkinkan yang disebabkan oleh adanya virus Covid19 maka kegiatan MAKRAB tahun 2021 yang dikhususkan untuk angkatan 2020 ditunda. Sehingga pada MAKRAB tahun 2022 ini dilangsungkan untuk 2 angkatan yaitu angkatan 2020 dan 2021. Kegiatan MAKRAB tahun ini diadakan di Desa Srikaton Kec. Pondok Kelapa Kab. Bengkulu Tengah Prov. Bengkulu pada tanggal 19 – 20 Maret 2022 dengan tema “Ciptakan Kebersamaan, tumbuhkan persatuan, dan hasilkan persaudaraan dalam MAKRAB HIMA PNF 2022”.

Berita Pengabdian

Pelatihan Hidroponik Pakcoy di Desa Sri Kuncoro Kabupaten Bengkulu Tengah

Kegiatan Pelatihan Hidroponik Pakcoy DiDesa Sri Kuncoro Kabupaten Bengkulu Tengah ini dilaksanakan pada Maret 2022 di Kabupaten Bengkulu Tengah Sasaran kegiatan pada pelatihan  ini adalah warga Desa Srikuncoro Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan pelatihan ini berjudul Pelatihan Hidroponik Pakcoy di Desa Sri Kuncoro Kabupaten Bengkulu Tengah.

Rangkaian acara sebagai berikut.

1.      Pembukaan oleh Kepala Desa Sri Kuncoro Kabupaten Bengkulu Tengah

2.      Penyampaian materi

3.      Diskusi dan tanya jawab

4.      Ice breaking dan peregangan

5.      Foto bersama

6.      Penutup

 

Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 2 jam tanpa ada kendala yang berarti. Kegiatan pelatihan ini berjudul Pelatihan Hidroponik Pakcoy di Desa Sri Kuncoro Kabupaten Bengkulu Tengah. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Dapat disimpulkan kegiatan pelatihan berhasil, keberhasilan ini ditunjukan dengan peningkatan Bercocok Taman dengan Metode Hidroponik.

Berita Pengabdian

Pelatihan Pengembangan Program Pembelajaran Harian (RPPH) Berbasis Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi di Lingkungan Guru PAUD Kecamatan Singaranpati Kota Bengkulu.

Kegiatan Pelatihan Pengembangan Program Pembelajaran Harian (RPPH) ini dilaksanakan pada bulan Februari 2022 di SPS Harapana Bunda Kota Bengkulu. Sasaran kegiatan pada pelatihan  ini adalah guru Paud Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu. Kegiatan pelatihan ini berjudul Pelatihan Pengembangan Program Pembelajaran Harian (RPPH) Berbasis Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi di Lingkungan Guru PAUD Kecamatan Singaranpati Kota Bengkulu.

Rangkaian acara sebagai berikut.

1.      Pembukaan oleh Kepala Paud SPS HARAPAN BUNDA KOTA BENGKULU

2.      Penyampaian materi

3.      Diskusi dan tanya jawab

4.      Ice breaking dan peregangan

5.      Foto bersama

6.      Penutup

 

Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 2 jam tanpa ada kendala yang berarti. Kegiatan pelatihan ini berjudul Pelatihan Pengembangan Program Pembelajaran Harian (RPPH) Berbasis Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi di Lingkungan Guru PAUD Kecamatan Singaran Pati Kota BengkuluPada Februari 2022 dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dapat disimpulkan kegiatan pelatihan berhasil. Keberhasilan ini ditunjukan dengan peningkatan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi di Lingkungan Guru PAUD.

Kurikukum

Lokakarya Kurikulum OBE Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP UNIB

Kurikulum adalah Core Bussiness dalam institusi pendidikan disetiap jenjangnya, termasuk pada pendidikan tinggi . Hal ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 ayat 2 yang menegaskan bahwa kurikulum Pendidikan tinggi dikembangkan oleh setiap perguruan tinggi dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) untuk setiap program studi yang mencangkup kecerdasan intelektual, akhlak mulia, dan keterampilan.

Langkah pertama program studi Pendidikan Nonformal (PNF) Universitas Bengkulu dalam mengambangkan kurikulum adalah dengan menddeskripsikan rasional pengembangan kurikulum. Kondisi rasional ini mencangkup kajian atau analisis kebutuhan. Analisis kebutuhan ini berorientasi pada visi dan misi PNF, pengkajian kebutuhan kualifikasi kerja nasional dan internasional, karakteristik mahasiswa, kebutuhan masyarakat, stakeholder, dan perkembangan IPTEK.  Hasil analisis kebutuhan tersebut menjadi dasar dalam merumuskan profil lulusan program studi PNF. Analisis kebutuhan dilakukan melalui tracer study terhadap alumni, focus group discussion (FGD) dengan stakeholders, mengkaji berbagai perkembangan kebijakan dan IPTEK yang mendorong perlunya program studi melakukan perubahan, penyelarasan dan penetapan kurikulu, baru.

Beberapa masukan dari alumni dan mahasiswa PNF terhadap pengembangan kurikulum adalah:

1.      kurikulum mampu memfasilitasi pemahaman ilmu pendidikan nonformal, mendukung proses pembelajaran pada satuan Pendidikan Nonformal meliputi PAUD, PKBM, SKB, dan lain-lain. Serta mampu mendukung pekerjaan kepamongan dan mampu memperkenalkan dunia kerja sejak dini.

2.      Penyelenggaraan kurikulum sesuai kebutuhan Dunia Kerja. Jurusan Pendidikan Nonformal menghasilkan tenaga kependidikan akademik-profesional yang memiliki kemampuan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi di dalam pengelolaan lembaga dan program pendidikan, serta memberdayakan masyarakat di luar sistem pendidikan persekolahan, baik dalam kualitas maupun relevansinya dengan kebutuhan pembangunan.

3.      Pengelola Program pendidikan nonformal (PNF): merencanakan Program PNF, melaksanakan program PNF, mengevaluasi program PNF, menguasai substansi keilmuan yang terkait PNF, menguasai pengelolaan lembaga pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

4.      Pendidik PNF: memahami karakteristik dan kebutuhan warga belajar dalam menyelenggarakan program pembelajaran pada PNF, memahami model-model merancang pembelajaran PNF dan menerapkan strategi pembelajaran yang mendidik pada PNF

5.      Alumni PNF membutuhkan pekerjaan mengenai bidang Pendidikan

6.      Kurikulum yang digunakan baik sesuai dengan jurusan dan pengetahuan yang dibutuhkan di dunia pekerjaan.

Pelatihan Pembuatan Limbah Pelepah Sawit Menjadi Kerajinan Lekar Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga di Desa Kembang Ayun Bengkulu Tengah

Kamis, 25 November 2021 telah dilaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Kembang Ayun Bengkulu Tengah. Sasaran Pelatihan pada pemberdayaan masyarakat ini adalah warga Desa Kembang Ayun Bengkulu Tengah. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berjudul “Pelatihan Pembuatan Limbah Pelepah Sawit Menjadi Kerajinan Lekar Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga di Desa Kembang Ayun Bengkulu Tengah”.

Rangkaian acara sebagai berikut.

1.      Pembukaan

2.       Penyampaian materi

3.       Ice breaking dan peregangan

4.       Foto bersama

5.       Penutup

Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 3 jam tanpa ada kendala yang berarti, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menambah pemahaman warga belajar mengenai Pembuatan Limbah Pelepah Sawit Menjadi Kerajinan Lekar Sehingga hasil dari kegiatan pelatihan ini bisa langsung berdampak baik bagi peserta

Berita Pengabdian

Pelatihan Penulisan Karya Tulis Inovatif Untuk Pengembangan Profesi Bagi Guru SMP Negeri 2 Kota Bengkulu

Selasa, 23 November 2021 telah dilaksanakan kegiatan pelatihan di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu. Sasaran pada pelatihan ini adalah guru SMP Negeri 2 Kota Bengkulu. Kegiatan Pelatihan ini berjudul “Pelatihan Penulisan Karya Tulis Inovatif untuk Pengembangan Profesi bagi Guru SMP Negeri 2 Kota Bengkulu”. Rangkaian acara sebagai berikut.

1.      Pembukaan

2.       Penyampaian materi

3.       Ice breaking dan peregangan

4.       Foto bersama

5.       Penutup

Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 2 jam tanpa ada kendala yang berarti, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menambah pemahaman Guru mengenai Penulisan Karya Tulis Inovatif Sehingga hasil dari kegiatan pelatihan ini bisa langsung berdampak baik bagi peserta.

Kuliah Umum: Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah dengan Isu Pendidikan Nonformal

PRODUK MAHASISWA (2021)

Karya ini Dibuat Oleh Mahasiswa Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu