Author: Adm-pnf
Berita Pengabdian
Lomba Manajer Pendidikan Inovatif Untuk Meningkatkan Kemampuan Kepala Sekolah Dasar dalam Berinovasi
Selasa, 14 September 2021 telah dilaksanakan Lomba Manajer Pendidikan Inovatif untuk Meningkatkan Kemampuan Kepala Sekolah Dasar dalam Berinovasi. Lomba ini diselenggarakan sebagai upaya untuk mendorong inovasi dibidang pendidikan dan memperkuat kemampuan kepala sekolah dalam memimpin dan mengembangkan inovasi di sekolah dasar. Peserta lomba berasal dari berbagai sekolah dasar di wilayah ini. Acara ini dihadiri oleh para juri yang berkompeten di bidang pendidikan dan inovasi, serta stakeholder terkait dalam dunia pendidikan.
Adapun rangkaian kegiatan dan hasil dari Lomba Manajer Pendidikan Inovatif yaitu:
1. Pembukaan Lomba
Acara pembukaan diawali dengan sambutan dari panitia penyelenggara, yang kemudian dilanjutkan dengan arahan dan motivasi dari narasumber mengenai pentingnya inovasi dalam pendidikan.
2. Presentasi Inovasi
Para peserta mempresentasikan inovasi yang telah mereka lakukan di sekolah masing-masing. Setiap presentasi diberikan waktu 15 menit, yang terdiri dari penjelasan tentang konsep inovasi, implementasi di sekolah, dan dampak yang telah dicapai.
3. Penilaian oleh Juri
Para juri melakukan penilaian terhadap setiap presentasi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya, antara lain orisinalitas, dampak inovasi, kreativitas, dan keberlanjutan.
4. Pengumuman Pemenang
Setelah proses penilaian selesai, dilakukan pengumuman pemenang lomba. Pemenang lomba akan mendapatkan penghargaan serta dukungan untuk mengembangkan inovasinya lebih lanjut.
Setelah melalui proses penilaian yang teliti, umumkan bahwa:
Juara 1 diraih oleh Asep Suparman S.PI.,M.P berasal dari SMKN 3 Rejang Lebong dengan judul inovasi yaitu Membangun sekolah bermutu pada masa pandemic Covid-19 melalui penerapan Manajemen hybrid learning di SMK 3 Rejang Lebong, juara 2 diraih oleh Syalendra Putra M.Pd asal sekolah SMK Negeri 6 Seluma dengan judul Inovasi Optimalisasi Enterpreneurship sekolah melalui teaching factory berbasis kearifan local dan juara 3 diraih oleh Heri Agustian M.Pd berasal dari SMAN 3 Bengkulu Selatan dengan judul Program Gerakan literasi sekolah plus plus (GLS) untuk meningkatkan mutu Pendidikan di SMAN 3 Bengkulu Selatan. Setelah pengumuman pemenang dilakukan acara ditutup tepatnya pada pukul 16.00 Wib
Penerima Hibah Penelitian Lokal dan Nasional di Tahun 2021
Dosen Program Studi S-1 Pendidikan Nonformal Penerima Hibah Penelitian Lokal dan Nasional di Tahun 2021
Prodi PNF Mengucapkan selamat kepada dosen PNF yang telah mendapatkan bantuan pendaan dalam kegiatan penelitian PNBP:
- Bayu Pradikto, M.Pd; Dr. Rendy Wikrama Wardana, M.Pd; Drs. Sofino, M.Pd (Judul Usulan) Pengembangan Model Pendampingan Pendidikan Seks AUD di Satuan PAUD melalui Layanan Jarak Jauh Kolaborasi dengan Orang Tua
- Drs. Rufran Zulkarnain, M.Pd; Ririn Gusti, M.Pd.I (Judul Usulan) Peningkatan Kualitas Skripsi Mahasiswa Melalui Bimbingan Dengan Aneka Media Online (Studi terhadap Mahasiswa Prodi PNF FKIP UNIB)
- Citra Dwi Palenti, M,Pd; Drs. Sofino, M.Pd (Judul Usulan) Peningkatakan Keterampilan Metakognitif Pembelajaran Berbantu Jurnal Belajar Pada Matakuliah Profesi Kependidikan Nonformal
- Drs. Sofino, M.Pd; Bayu Pradikto, M.Pd (Judul Usulan) Peningkatan Kualitas Pembelajaraan Model Blended Learning Menggunakan Media Youtube Podcast dengan Melibatkan Birokrat Dan Praktisi Pendidikan Non Formal Pada Mata Kuliah Analisis Kebijakan PNF
SIEPEL
Sistem Evaluasi Pembelajaran (SIEPEL) Program Studi pendidikan Nonformal
Demi tetap menjaga mutu layanan pembelajaran di Program Studi Pendidikan Nonformal Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas bengkulu, Kami rutin melalukan evaluasi pembelajaran pada setiap semester. laporan evaluasi pembelajaran ini disusun dengan tujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai berbagai aspek pembelajaran yang dijalani selama semester. Melalui laporan ini, kami berharap dapat mengevaluasi efektifitas metode pembelajaran, responsif terhadapa kebutuhan mahasiswa, serta menyusun rekomendasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran di masa mendatang.
Untuk mengakses laporan evaluasi pembelajaran Program studi pendidikan Nonformal, silakan klik Tautan berikut
Berita Pengabdian
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Sekam Padi Sebagai Media Tanam dan Pupuk Organik di Desa Sri Kuncoro
Telah dilaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Sri Kuncoro pada januari 2021. Sasaran pada pemberdayaan masyarakat ini adalah warga di desa Sri Kuncoro. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berjudul “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan Sekam Padi Sebagai media Tanam dan Pupuk Organik di Desa Sri Kuncoro”.
Adapun rangkaian acara pada kegiatan ini yaitu:
1. Pembukaan
2. Penyampaian materi
3. Ice breaking dan peregangan
4. Foto bersama
5. Penutup
Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 2 jam tanpa ada kendala yang berarti, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menambah pemahaman warga belajar mengenai Pengelolaan Sekam Padi Sebagai media Tanam dan Pupuk Organik Sehingga hasil dari kegiatan Pemberdayaan ini bisa langsung berdampak baik bagi peserta
Berita Pengabdian
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Kayu Secang Serut Menjadi Minuman Herbal di Pondokan Lenta Kelurahan Kandang Limun Kota Bengkulu
Telah dilaksanakan Kegiatan pemberdayaan masyarakat di Pondokan Lenta Kelurahan Kandang Limun Kota Bengkulu tepatnya pada Januari 2021. Sasaran pada pemberdayaan masyarakat ini adalah warga Pondokan Lenta Kelurahan Kandang Limun Kota Bengkulu. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berjudul “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Kayu Secang Serut Menjadi Minuman Herbal di Pondokan Lenta Kelurahan Kandang Limun Kota Bengkulu”.
Adapun rangkaian acara yang dilakukan pada kegiatan ini yaitu:
1. Pembukaan
2. Penyampaian materi
3. Ice breaking dan peregangan
4. Foto bersama
5. Penutup
Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 2 jam tanpa ada kendala yang berarti, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menambah pemahaman warga belajar mengenai Pengelolaan Kayu Secang Serut Menjadi Minuman Herbal sehingga hasil dari kegiatan pemberdayaan ini bisa langsung berdampak baik bagi warga.
Pengabdian Kepda masyarakat melalui kegiatan Pemanfaatan Gedebok Pisang Menjadi Keripik Gedebok Pisang Di RT 35/ RW 08 Kelurahan Kandang Mas Kecamatan Kampung Melayu
Telah dilaksanakan Kegiatan pemberdayaan masyarakat di Di RT 35/ RW 08 Kelurahan Kandang Mas Kecamatan Kampung Melayu pada November 2020. Sasaran pada pemberdayaan masyarakat ini adalah ibu-ibu di RT 35/ RW 08 Kelurahan Kandang Mas Kecamatan Kampung Melayu. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berjudul “Pemanfaatan Gedebok Pisang Menjadi Keripik Gedebok Pisang Di RT 35/ RW 08 Kelurahan Kandang Mas Kecamatan Kampung Melayu”. Rangkaian acara sebagai berikut.
1. Pembukaan
2. Penyampaian materi
3. Ice breaking dan peregangan
4. Foto bersama
5. Penutup
Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 3 jam tanpa ada kendala yang berarti, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menambah pemahaman warga belajar mengenai Pemanfaatan Gedebok Pisang Menjadi Keripik Gedebok Pisang Sehingga hasil dari kegiatan Pemberdayaan ini bisa langsung berdampak baik bagi peserta
Pemahaman Visi Keilmuan Prodi PNF
Pemahaman Visi Keilmuan dan Tujuan Prodi Pendidikan Nonformal
Bengkulu, 11 Oktober 2020 — Gugus Kendali Mutu Program Studi Pendidikan Nonformal (PSPNF) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu (Unib), di bawah koordinasi Unit Penjaminan Mutu (UPPS), terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi rutin. Salah satu aspek yang dievaluasi adalah pemahaman sivitas akademika terhadap visi keilmuan dan tujuan program studi.
Dalam rangka evaluasi tersebut, survei disebarkan kepada 13 dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan 85 mahasiswa. Survei ini dilakukan secara online melalui Google Form dan terdiri dari 15 item pertanyaan yang dapat diakses melalui tautan berikut: https://bit.ly/KuisionerPemahamanVMTSPSPNF.
Hasil survei menunjukkan tingkat pemahaman dosen, tendik, dan mahasiswa terhadap visi, tujuan, dan strategi program studi. Berikut adalah ringkasan hasil survei yang disajikan dalam bentuk diagram:
1. Pemahaman dosen terhadap visi keilmuan dan tujuan program studi
Semua dosen Program Studi Pendidikan Nonformal (PSPNF) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu (Unib) memiliki pemahaman mengenai visi keilmuan, tujuan, dan strategi program studi sebanyak 100%. Pemahaman dosen yang holistik dan mendalam mengenai visi keilmuan, tujuan, dan strategi PSPNF FKIP Unib menjadi fondasi penting dalam menunjang keberhasilan dan menjaga kualitas program studi.
Pemahaman ini tidak hanya sekedar pengetahuan, tetapi juga merupakan panduan yang strategis dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan akademik maupun non-akademik. Dengan pemahaman yang kuat, para dosen dapat menyelaraskan kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan visi dan tujuan program studi.
Pemahaman mendalam ini juga berfungsi sebagai kunci utama dalam memastikan bahwa program studi mampu mencapai standar keunggulan akademik yang telah ditetapkan. Lebih dari itu, pemahaman ini memungkinkan para dosen untuk berkontribusi secara signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang kajian pendidikan nonformal.
2. Pemahaman tenaga kependidikan terhadap visi keilmuan dan tujuan PSPNF FKIP Unib
Tenaga Kependidikan Program Studi Pendidikan Nonformal (PSPNF) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu (Unib) memiliki pemahaman yang sangat baik mengenai visi keilmuan, tujuan, dan strategi program studi sebanyak 100%. Pemahaman yang mendalam dan komprehensif dari tenaga kependidikan ini memungkinkan mereka untuk memberikan pelayanan yang maksimal dalam berbagai aspek urusan akademis.
Dengan pemahaman yang kuat, tenaga kependidikan dapat menjalankan tugas administratif dengan efisiensi dan ketepatan, serta memberikan dukungan yang optimal kepada dosen dan mahasiswa. Selain itu, mereka juga berperan penting dalam melakukan sosialisasi yang efektif kepada masyarakat mengenai program studi, sehingga dapat meningkatkan citra dan reputasi PSPNF di mata publik.
Pemahaman yang baik dari tenaga kependidikan tidak hanya berdampak pada kualitas pelayanan akademis internal, tetapi juga memperkuat hubungan antara program studi dengan masyarakat luas. Melalui interaksi yang positif dan informatif, tenaga kependidikan dapat membantu menjembatani komunikasi antara program studi dan berbagai pihak eksternal, termasuk calon mahasiswa, orang tua, dan stakeholder lainnya.
Dengan demikian, pemahaman yang baik dari tenaga kependidikan merupakan salah satu faktor kunci dalam mendukung keberhasilan dan pengembangan PSPNF FKIP Unib, serta memastikan bahwa program studi ini mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam dunia pendidikan nonformal.
3. Pemahaman mahasiswa terhadapa visi keilmuan dan tujuan Program Studi
Sebagian besar mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal (PSPNF) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu (Unib) memiliki pemahaman yang sangat baik mengenai visi keilmuan, tujuan, dan strategi program studi. Sebanyak 93% mahasiswa menunjukkan pemahaman yang sangat baik, sementara 7% lainnya menunjukkan pemahaman yang baik. Hal ini mengindikasikan bahwa mahasiswa memiliki kesadaran yang tinggi terhadap arah dan tujuan program studi, yang dapat membantu mereka dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan akademik serta mengoptimalkan proses pembelajaran.
Dengan pemahaman yang baik ini, mahasiswa diharapkan dapat lebih mudah beradaptasi dengan berbagai kegiatan akademik dan non-akademik yang dirancang untuk mendukung pencapaian visi, misi, dan strategi PSPNF FKIP Unib. Pemahaman yang mendalam mengenai tujuan program studi juga dapat memberikan kerangka kerja yang jelas bagi mahasiswa dalam mengikuti kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler, sehingga mereka dapat mencapai hasil yang optimal dalam studi mereka.
Selain itu, pemahaman yang baik mengenai visi dan tujuan program studi akan membantu mahasiswa dalam mengambil keputusan yang tepat terkait dengan pilihan karir dan pengembangan diri di masa depan. Dengan mengetahui arah dan tujuan yang diinginkan oleh program studi, mahasiswa dapat merencanakan langkah-langkah strategis yang sesuai dengan minat dan bakat mereka, serta mempersiapkan diri untuk berkontribusi secara signifikan di bidang pendidikan nonformal.
Kesadaran dan pemahaman yang tinggi ini diharapkan dapat menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki visi yang jelas dan tujuan yang terarah, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat.
