PNF FKIP UNIB Tetapkan Gugus Kendali Mutu, Kepala Laboratorium, dan Pengelola Journal of Lifelong Learning

Program Studi S-1 Pendidikan Nonformal (PNF), Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu menetapkan beberapa dosen untuk mengemban amanah dalam penguatan tata kelola program studi.

Adapun penetapan tersebut meliputi:

Nia Ulfasari, M.Pd. sebagai Gugus Kendali Mutu (GKM) Program Studi Pendidikan Nonformal.
Citra Dwi Palenti, M.Pd. sebagai Kepala Laboratorium Pendidikan Nonformal.
Wiwin Yunita, M.Pd. sebagai Pengelola Journal of Lifelong Learning (JoLL).

Penetapan ini merupakan bagian dari upaya Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu dalam meningkatkan kualitas pengelolaan akademik, penguatan sistem penjaminan mutu, serta pengembangan publikasi ilmiah.

Gugus Kendali Mutu memiliki peran penting dalam memastikan proses akademik berjalan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan. Sementara itu, pengelolaan Journal of Lifelong Learning diharapkan mampu meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan menjadi wadah pengembangan keilmuan di bidang pendidikan nonformal. Di sisi lain, keberadaan Kepala Laboratorium juga menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan pembelajaran berbasis praktik bagi mahasiswa.

Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu berharap para dosen yang diberikan amanah tersebut dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan institusi.

Dengan adanya penguatan pada berbagai bidang ini, PNF FKIP Universitas Bengkulu terus berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola program studi yang profesional, berkualitas, dan berdaya saing.

PNF FKIP UNIB Gelar Sidang Ujian Skripsi Bersama Penguji Eksternal

Program Studi S-1 Pendidikan Nonformal (PNF), Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu, melaksanakan Sidang Ujian Skripsi bersama penguji eksternal pada Kamis, 05 Februari 2026.

Kegiatan ini menghadirkan dua dosen penguji eksternal, yaitu:

Retno Dwi Lestari, S.Sy., M.Pd.
(Universitas Ibn Khaldun Bogor)

Kartika Ayu Ningsih, M.Pd.
(Universitas Ibn Khaldun Bogor)

Sidang ujian skripsi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas akademik mahasiswa serta memastikan objektivitas dalam proses penilaian. Kehadiran penguji eksternal juga menjadi bentuk kolaborasi antar perguruan tinggi dalam menjaga standar mutu pendidikan tinggi.

Ketua Program Studi Pendidikan Nonformal menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Prodi PNF FKIP UNIB dalam menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja.

Melalui pelaksanaan sidang bersama penguji eksternal ini, diharapkan mahasiswa memperoleh masukan yang konstruktif untuk penyempurnaan karya ilmiah serta peningkatan kompetensi akademik.

Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu terus berupaya mengembangkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna mewujudkan visi sebagai program studi yang unggul dan berdaya saing.

Digitalisasi Ecoprint Besurek untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Kabar baik datang dari SLB Negeri 3 Kota Bengkulu. Tim dosen dan mahasiswa FKIP Universitas Bengkulu melaksanakan program Pendampingan Digitalisasi Ecoprint Besurek untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Program ini bukan hanya melatih keterampilan ecoprint berbasis budaya lokal Besurek, tapi juga mengenalkan penggunaan teknologi digital agar karya anak-anak bisa terdokumentasi dan dipromosikan dengan lebih luas.

Apa yang dihasilkan?

  • Produk ecoprint bermotif Besurek seperti tunik, jilbab, dan taplak.
  • Aplikasi Android “Ecoprint Besurek” untuk arsip digital dan media pembelajaran.
  • Modul pembelajaran inklusif yang interaktif.
  • Dokumentasi digital karya siswa yang rapi dan mudah diakses.

Manfaat yang dirasakan:

  • Anak-anak semakin produktif dan percaya diri.
  • Karya mereka bisa dikenal lebih luas melalui media digital.
  • Hasil kegiatan sudah terpublikasi di jurnal, media online, kanal YouTube, hingga seminar nasional.

Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Ari Putra, S.Pd., M.Pd. bersama tim dosen UNIB serta melibatkan mahasiswa. Harapannya, program ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut melalui komunitas praktik agar anak-anak tetap bisa berkarya.

Mari kita dukung pendidikan inklusif sekaligus menjaga warisan budaya Besurek agar tetap lestari di era digital.

Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP UNIB Jalin Kolaborasi dengan Shigor Center Bengkulu

Bengkulu – Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF) FKIP Universitas Bengkulu menerima kunjungan dari Pembina dan Ketua Yayasan Shigor Center Bengkulu, Agususanto dan Putri Rezeki Rahayu, pada Selasa (24/9/2025). Kunjungan ini disambut langsung oleh Koordinator Program Studi S-1 Pendidikan Nonformal FKIP UNIB, Dr. Ari Putra, S.Pd., M.Pd., bersama dosen Prodi, Dr. Ririn Gusti, M.Pd.I., dan Dr. Nesna Agustriana, S.Pd., M.Pd.

Pertemuan berlangsung di ruang Prodi PNF FKIP UNIB dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Turut hadir pula Ilham dan Putri sebagai tim Created Program Hand Puppet yang selama ini aktif mengembangkan kreativitas pendidikan.

Dalam dialog terbuka tersebut, Prodi PNF FKIP UNIB menegaskan komitmennya menjalankan peran strategis dalam Tridarma Perguruan Tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—sekaligus membuka ruang sinergi dengan berbagai mitra. “Kami menyambut baik semangat kolaborasi ini sebagai langkah nyata meningkatkan kualitas pendidikan nonformal di Bengkulu,” ujar Dr. Ari Putra, M.Pd.

Sementara itu, pihak Shigor Center memperkenalkan berbagai kiprah dan inovasi yang telah dikembangkan, mulai dari pendidikan berbasis Montessori Islami, penguatan komunitas, hingga program sosial bagi masyarakat.

Kedua pihak melihat peluang kerja sama yang luas, khususnya dalam program pengabdian masyarakat, penelitian kolaboratif, pengembangan kurikulum, hingga pelatihan pendidik. Putri Rezeki Rahayu menekankan pentingnya kesamaan visi dalam memajukan masyarakat melalui pendidikan.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara kampus dan lembaga nonformal, sehingga mampu menghadirkan dampak nyata bagi pembangunan pendidikan di Bengkulu.

Prodi Pendidikan Nonformal, PG-PAUD, dan Magister Administrasi Pendidikan Sambut Kunjungan Kepala KGTK Provinsi Bengkulu

Bengkulu, 23 September 2025 – Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Magister Administrasi Pendidikan Universitas Bengkulu menerima kunjungan Kepala Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan (KGTK) Provinsi Bengkulu, Dr. Nasyith Forefry, S.T., M.M.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan lembaga penjamin mutu serta pengembangan tenaga kependidikan di daerah. Melalui dialog akademik yang terjalin, dibahas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan guna mewujudkan sinergi akademik yang berdampak pada kualitas pendidikan.

Dr. Nasyith Forefry menegaskan pentingnya peran kolaborasi antara dunia akademik dengan praktisi pendidikan di lapangan. “Kerja sama yang erat antara universitas dan KGTK diharapkan dapat mencetak tenaga kependidikan yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di era global,” ungkapnya.

Kehadiran Kepala KGTK Provinsi Bengkulu ini disambut hangat oleh para dosen FKIP Universitas Bengkulu program studi, yakni Dr. Ari Putra, M.Pd. (Pendidikan Nonformal), Dr. Asti Putri Kartiwi (Magister Administrasi Pendidikan), dan Dr. Nesna Agustriana, M.Pd. (Pendidikan Guru PAUD). Pertemuan ini juga menjadi ruang untuk merumuskan rencana sinergi akademik berkelanjutan, termasuk dalam bidang pelatihan, penelitian, serta program pengembangan kapasitas guru dan tenaga kependidikan.

Dengan adanya kunjungan ini, Universitas Bengkulu melalui PNF, PAUD, dan Magister Administrasi Pendidikan meneguhkan komitmennya dalam mencetak pendidik dan tenaga kependidikan unggul demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas di Bumi Merah Putih.

Selamat dan Sukses, Dr. Indra Cahayadinata, S.P., M.Si. Terpilih sebagai Rektor Universitas Bengkulu Periode 2025–2029

Bengkulu, 2025 – Program Studi Pendidikan Nonformal, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Dr. Indra Cahayadinata, S.P., M.Si. yang telah resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Bengkulu Periode 2025–2029.

Terpilihnya beliau menjadi momentum penting bagi Universitas Bengkulu dalam melanjutkan estafet kepemimpinan menuju arah yang lebih maju, unggul, dan berdaya saing. Dr. Indra Cahayadinata dikenal sebagai sosok akademisi yang memiliki dedikasi tinggi dalam bidang pendidikan, kepemimpinan yang visioner, serta komitmen kuat dalam memajukan perguruan tinggi.

Harapan besar tertuju pada kepemimpinan beliau untuk membawa Universitas Bengkulu semakin berkembang, baik dari aspek akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun tata kelola kelembagaan. Dengan pengalaman, rekam jejak, dan gagasan strategis yang dimilikinya, Universitas Bengkulu diyakini akan mampu memperluas peran dan kontribusi nyata dalam kancah nasional maupun internasional.

Program Studi Pendidikan Nonformal FKIP UNIB mendukung penuh kepemimpinan Rektor baru, dan siap bersinergi dalam mewujudkan visi Universitas Bengkulu untuk terus menghadirkan masa depan yang lebih baik (Conveying Better Future).

Kegiatan Pengelolaan Kualitas LPD Tahap IV di Medan: Tingkatkan Kompetensi Guru PAUD dan PNF

Medan, 15–17 September 2025 – Direktorat Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (Dit. Guru PAUD dan PNF), Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru menyelenggarakan Kegiatan Pengelolaan Kualitas Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) melalui Kemitraan Strategis Tahap IV di Grand Central Premier Hotel, Medan, Sumatera Utara.

Kegiatan ini menghadirkan peserta dari berbagai LPD dengan tujuan meningkatkan kompetensi serta memperluas jangkauan pelaksanaan Diklat Berjenjang untuk pendidik PAUD. Setiap lembaga mengutus dua perwakilan, yakni ketua lembaga dan operator. Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Guru PAUD dan PNF, Suparto, S.Ag., M.Ed., Ph.D., beserta jajarannya. Kehadiran pimpinan ini menjadi wujud komitmen Direktorat dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi LPD sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan diklat.

Selama tiga hari, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup sosialisasi panduan kerjasama penyelenggaraan diklat berjenjang melalui pola kemitraan, sosialisasi dan praktek pengoperasian aplikasi SEMITRA serta uji coba input dokumen syarat PKS, penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) LPD serta verifikasi dan validasi dokumen, hingga penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS). Selain itu, peserta juga mendapatkan tambahan wawasan mengenai pola makan sehat untuk mencegah pra diabetes pada anak yang disampaikan oleh narasumber dari Universitas Indonesia.

 

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Guru PAUD dan PNF, Suparto, S.Ag., M.Ed., Ph.D., memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Beliau menegaskan bahwa LPD memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kompetensi guru PAUD dan PNF. Diharapkan ke depan, LPD dapat terus meningkatkan kualitas tenaga pendidik serta memperluas kerja sama kelembagaan dalam bentuk kemitraan strategis yang berkelanjutan, khususnya pada Tahap IV ini.

Seminar Nasional & Temu Kolegial IKAPENFI 2025: Revitalisasi Pendidikan Nonformal dan Informal dalam RPJMN 2025–2029

Jakarta, 15-16 September 2025 – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seminar Nasional dan Temu Kolegial Ikatan Akademisi Pendidikan Nonformal Indonesia (IKAPENFI) yang menghadirkan akademisi dan praktisi dari program studi Pendidikan Nonformal/Pendidikan Masyarakat (PNF/Penmas) seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.

Mengusung tema “Revitalisasi Pendidikan Nonformal dan Informal dalam RPJMN 2025–2029: Kontribusi Akademisi PNF/Penmas untuk Pendidikan Berkualitas secara Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi komunitas akademik PNF untuk memberikan rekomendasi konkret dalam pembangunan pendidikan Indonesia lima tahun ke depan.

Pembicara pada seminar nasional ini , di antaranya:

  1. Dr. Baharudin, S.Pd., M.Pd. – Direktur Direktorat Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal
  2. Prof. Dr. Komarudin, M.Si. – Rektor UNJ
  3. Prof. Dr. Anan Surtina, M.Pd. – Guru Besar Pendidikan Masyarakat UNJ
  4. Dr. Aip Badrujaman, M.Pd. – Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ
  5. Karta Sasmita, M.Si., Ph.D. – Dosen Pendidikan Masyarakat UNJ
  6. Jean B. Bilala – Community Empowerment Activist, Afrika Selanatn

Selain itu, seminar juga diikuti oleh perwakilan program studi PNF dari berbagai universitas di seluruh Indonesia, baik negeri maupun swasta. Universitas Bengkulu turut ambil bagian melalui delegasi Dr. Ari Putra, M.Pd. dan Nia Ulfasari, M.Pd., yang aktif dalam diskusi akademik maupun forum temu kolegial.

Positioning Paper IKAPENFI

Salah satu agenda penting adalah penyampaian Positioning Paper oleh Prof. Dr. Dra. Gunarti Dwi Lestari, M.Si., M.Pd., Ketua IKAPENFI sekaligus akademisi dari Universitas Surabaya. Dalam paparannya berjudul “Kontribusi Akademisi PNF/Penmas untuk Pendidikan Berkualitas secara Berkelanjutan”, Prof. Gunarti menekankan bahwa PNFI bukan sekadar pelengkap pendidikan formal, melainkan pilar strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing di era perubahan cepat

 

Selamat dan Sukses atas Kelulusan Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2025

Program Studi Pendidikan Nonformal, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu mengucapkan selamat dan sukses kepada para dosen yang berhasil lulus dalam Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2025, yaitu:

  • Dr. Ari Putra, S.Pd., M.Pd.

  • Dr. Dwi Ismawati, S.Pd., M.Pd.

  • Citra Dwi Palenti, S.Pd., M.Pd.

Capaian ini menjadi bukti nyata dedikasi dan profesionalisme para dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sertifikasi dosen merupakan pengakuan atas kompetensi, integritas, serta kualitas pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tenaga pendidik di perguruan tinggi.

Dengan kelulusan ini, diharapkan para dosen dapat semakin meningkatkan kontribusinya dalam mengembangkan pendidikan nonformal, memperkuat kualitas akademik, serta memberikan inspirasi bagi mahasiswa dan civitas akademika Universitas Bengkulu.

FKIP Universitas Bengkulu akan terus mendukung dan mendorong prestasi dosen-dosen terbaiknya dalam upaya mewujudkan visi universitas, yaitu “Conveying Better Future”.

Pelaksanaan Ujian Komprehensif Mahasiswa Pendidikan Nonformal FKIP UNIB

Bengkulu – Program Studi Pendidikan Nonformal, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu melaksanakan Ujian Komprehensif pada Sabtu, 13 September 2025. Ujian ini diikuti oleh 46 mahasiswa yang telah memenuhi syarat akademik untuk menempuh tahapan akhir sebelum melanjutkan ke tahap penyusunan tugas akhir.

Kegiatan berlangsung di Laboratorium Komputer FKIP UNIB dengan tertib dan lancar. Ujian komprehensif ini menjadi salah satu tolok ukur capaian kompetensi mahasiswa, baik dalam penguasaan teori maupun penerapan ilmu Pendidikan Nonformal di masyarakat.

Koordinator Program Studi Pendidikan Nonformal menyampaikan harapan agar melalui ujian ini, mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan akademik maupun profesional. “Kami berharap ujian komprehensif ini tidak hanya menjadi evaluasi akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk memantapkan pemahaman mahasiswa dalam bidang Pendidikan Nonformal. Semoga seluruh mahasiswa dapat lulus dengan hasil terbaik dan mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya ujian ini, Prodi Pendidikan Nonformal FKIP UNIB terus berkomitmen mencetak lulusan yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi sesuai bidang keahliannya.