Pengabdian Kepada Masyarakat

Pendampingan Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SLB Negeri 1 Bengkulu Selatan

Berpartisipasinya provinsi Bengkulu dalam melaksanakan sekolah penggerak ini membuat semua jenjang satuan pendidikan terlibat dalam kegiatan ini. Setiap sekolah memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka. Dalam hal ini setiap jenjang pendidikan memiliki gayanya sendiri dalam merealisasikan kurikulum tersebut, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, dan SLB. Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Bengkulu Selatan sudah mulai bergerak menerapkan kurikulum tersebut. Namun beberapa kendala seperti pemusatan pembelajaran pada siswa masih memerlukan pendampingan dari berbagai pihak khususnya penguatan projek profil pelajar pancasila.
 

Pada tanggal 07 Maret 2023, Dosen Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu (Ari Putra, S.Pd., M.Pd) dan Dosen Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu (Elwan Stiadi, M.Pd.) diundang menjadi narasumber dalam melaksanakan pendampingan kepada guru dan kepala sekolah di SLB Negeri 1 Bengkulu Selatan dalam rangka penguatan profil pelajar pancasila.  Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dengan antusias yang tinggi dari guru dan kepala sekolah. Adapun materi kegiatan ini adalah 1) Memahami konsep Penguatan Proyek Profil Pelajar Pancasila’ 20 Memahami gambaran Penguatan Proyek Profil Pelajar Pancasila; 3)Menemukenali prinsip Penguatan Proyek Profil Pelajar Pancasila

Kegiatan pendampingan ini dilakukan atas izin yang diberikan oleh LPPM Universitas Bengkulu dan kerjasama antara Program Studi Pendidikan Nonformal, Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu dengan SLB N 1 Bengkulu Selatan. Harapannya, kegiatan ini semakin berdampak dan menguatkan kemampuan warga sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka.

DPL Kampus Mengajar Angkatan 5

Dosen PNF Berkontribusi Dalam Mendampingi Mahasiswa Kampus Mengajar

Program Stdui Pendidikan Nonformal mengucapkan selamat berkontribusi atas lolos seleksinya Bapak. Ari Putra, S.Pd., M.Pd. dan Ibu Ririn Gusti, M.Pd,I  menjadi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) program Kampus Mengajar angkatan 5 tahun 2023.  Kampus mengajar itu sendiri adalah  program yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kelas selama 1 (satu) semester dengan menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pengembangan strategi dan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif di satuan pendidikan sasaran, dengan fokus pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa di sekolah sasaran.

 

Selamat berpartisipasi dalam program kampus merdeka !!

Pemberdayaan Masyarakat- Penguatan Digitalisasi Desa

Pelatihan Penguatan Digitalisasi Bagi Pemuda Desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang



Istilah Pelatihan (training) dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah proses, cara, perbuatan melatih; pekerjaan melatih. Pelatihan menjadi suatu upaya pengembangan sumber daya manusia dalam sebuah organisasi atau masyarakat (Syihabuddin, dkk 2007). Kegiatan pelatihan dimaksudkan untuk memperbaiki dan mengembangkan keterampilan serta kemampuan teknis. Melalui pelatihan mereka akan mampu menguasai spesialisasi ilmu atau keahlian dan keterampilan yang tinggi, ahli dan terampil dalam mengoperasikan atau mengembangkan teknologi yang sedang berkembang saat ini.

 

Digitasi adalah rangkaian aktivitas atau proses mengubah informasi atau data nondigital menjadi data atau informasi dalam bentuk digital. Suatu entitas atau organisasi yang menggunakan informasi atau data digital guna mengembangkan atau meningkatkan skala bisnisnya untuk menyederhanakan berbagai aktivitas dan proses dalam entitas tersebut atau untuk memperoleh laba yang semakin besar, hal tersebut dikatakan sebagai proses digitalisasi. Sedangkan hasil yang diperoleh dari proses digitasi dan digitalisasi dikenal dengan istilah trnasformasi digital (Wahyuningsih, 2022).

 

Digitasi maupun digitalisasi merupakan tahapan dari suatu proses menuju suatu perubahan yang adaptif yaitu transformasi digital. Transformasi digital meliputi seluruh aktivitas dalam bisnis, dan implementasinya tidak hanya sekedar pemanfaatan teknologi, tetapi juga menyangkut hal-hal yang terkait berbagai komponen yang terlibat dalam bisnis, antara lain sumberdaya manusia, finansial dan sumberdaya lainnya (Heriady, 2021).

 

Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2022 di desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang. Sasaran pelatihan pada pemberdayaan masyarakat ini adalah Pemuda di Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berjudul “Pelatihan Penguatan Digitalisasi Bagi Pemuda di Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang ”. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai desa Tangsi Duren pada pukul 14.00 – 16.00 WIB, dengan rangkaian acara sebagai berikut:

1.    Pembukaan

2.    Penyampaian materi

3.    Ice breaking dan peregangan

4.    Praktik langsung

5.    Foto bersama

6.    Penutup

 

Peserta yang datang pada acara ini adalah 24 orang. Kegiatan berjalan dengan sangat baik karena antusiasisme dari masyarakat desa Tangsi Duren khususnya para pemuda desa Tangsi duren. Karena kegiatan pelatihan yang diberikan merupakan pelatihan yang sangat mereka butuhkan. Diketahui bahwasanya Kecamatan Kabawetan merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Kepahiang dengan destinasi wisata alam yang cukup banyak dan potensial untuk dikembangkan. Wisata alam yang indah apabila tidak dikelola dengan tepat maka akan menjadi sia-sia.  Kegiatan berlangsung selama 1 jam 45 menit tanpa ada kendala yang berarti, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menambah pemahan para karang taruna, sehingga hasil dari kegiatan pelatihan ini bisa langsung mereka aplikasikan untuk mengembangkan beberapa wisata yang ada diDesa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang.

 

Pengabdian Masyarakat- Pembuatan Jagung Herbal

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE Pelatihan Pembuatan Jagung Herbal di Desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang

Pelatihan Pembuatan Jagung Herbal di Desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang bertujuan untuk memberikan motivasi, pengetahuan dan ketrampilan/keahlian dasar dengan pengelolaan jagung menjadi jagung herbal sehingga dapat memiliki harga jual yang tinggi. Pada akhirnya hasil pelatihan ini dapat menjadikan ibu-ibu masyarakat desa Tangsi Duren mengelola jagung menjadi jagung herbal dan dapat meningkatkan penghasilan keluarga

Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2022 di desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang. Sasaran pelatihan pada pemberdayaan masyarakat ini adalah ibu-ibu Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berjudul “Pelatihan Pembuatan Jagung Herbal Bagi Masyarakat khususnya ibu-ibu di Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang ”. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai desa Tangsi Duren pada pukul 16.00 – 18.00 WIB, dengan rangkaian acara sebagai berikut:

1.    Pembukaan

2.    Penyampaian materi

3.    Ice breaking dan peregangan

4.    Praktik langsung

5.    Foto bersama

6.    Penutup

Peserta yang datang pada acara ini adalah 15 orang. Kegiatan berjalan dengan sangat baik karena antusiasisme dari masyarakat desa Tangsi Duren khususnya para ibu-ibu desa Tangsi duren. Karena kegiatan pelatihan yang diberikan merupakan pelatihan yang sangat mereka butuhkan. Diketahui bahwasanya Kecamatan Kabawetan merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Kepahiang dengan destinasi wisata alam yang cukup banyak dan potensial untuk dikembangkan di perkenalakan kepada masyarakat luas. Salah satu media yang dapat digunakan untuk memperkenalkan potensi wisata yang ada dengan cepat adalah melalui digitalisasi. Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 2 jam tanpa ada kendala yang berarti, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menambah pemahan para ibu-ibu, sehingga hasil dari kegiatan pelatihan ini bisa langsung mereka aplikasikan untuk dapat meningkat perekonomian keluarga.

Pemberdayaan Masyarakat- Penguatan Kelompok Masyarakat Sadar Wisata

Pelatihan Penguatan Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang

Pembentukan kelompok sadar wisata, sebagai wujud dari konsep pengembangan potensi pariwisata berbasis masyarakat mulai dilakukan pemerintah daerah.Pembentukan pokdarwis ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat disekitar lokasi pariwisata mengenai pentingnya keterlibatan warga secara langsung dalam menjaga serta mengembangkan objek wisata yang ada di masing-masing wilayah. Pembentukan 1kelompok sadar wisata mempunyai maksud mengembangkan kelompok masyarakat yang dapat berperan sebagai motivator,penggerak serta komunikator dalam upaya meningkatkan kesiapan dan kepedulian masyarakat disekitar destinasi pariwisata atau lokasi daya tarik wisata agar dapat berperan sebagai tuan rumah yang baik bagi berkembangnya kepariwisataan, serta memiliki kesadaran akan peluang dan nilai manfaat yang dapat dikembangkan dari kegiatan pariwisata untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Dimana tujuan pembentukan POKDARWIS adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan posisi dan peran masyarakat sebagai subjek atau pelaku penting dalampembangunan kepariwisataan,serta dapat bersinergi dan bermitra dengan pemangkukepentingan terkait dalam meningkatkan 1kualitas perkembagan kepariwisataan
  2. Membangun dan menumbuhkan sikap dan 1dukungan positif masyarakat sebagai tuanrumah melalui perwujudan nilai-nilai Sapta Pesona bagi tumbuh dan berkembangnyakepariwisatan didaerah dan manfaatnya bagi pembangunan daerah maupunkesejahteraan masyarakat.
  3. Memperkenalkan,melestarikan dan memanfaatkan potensi daya tarik wisata yangada dimasing-masing daerah (Tengah, 2020).

Pelatihan dilaksanakan tatap muka (nonvirtual) langsung dan mematuhi protokol kesehatan, dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2022. Sasaran pelatihan ini adalah pemuda karang taruna desa perangkat desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang, yang dihadiri 21 peserta. Tempat pertemuan di balai desa pukul 16:00 sampai 17:45 WIB. Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pelatihan adalah gedung, meja, kursi, materi pemberdayaan, laptop, infokus, speaker, dan presensi. 

Peserta yang datang pada acara ini adalah 21 orang. Kegiatan berjalan dengan sangat baik karena antusiasisme dari masyarakat desa Tangsi Duren khususnya para Karang Taruna. Karena kegiatan pelatihan yang diberikan merupakan pelatihan yang sangat mereka butuhkan. Diketahui bahwasanya Kecamatan Kabawetan merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Kepahiang dengan destinasi wisata alam yang cukup banyak dan potensial untuk dikembangkan. Wisata alam yang indah apabila tidak dikelola dengan tepat maka akan menjadi sia-sia.  Kegiatan berlangsung selama 1 jam 45 menit tanpa ada kendala yang berarti, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menambah pemahan para karang taruna, sehingga hasil dari kegiatan pelatihan ini bisa langsung mereka aplikasikan untuk mengembangkan beberapa wisata yang ada diDesa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang.

Kegiatan Dosen di Luar Kampus

Aktivitas Dosen diluar Kampus Universitas Bengkulu

Nama

:

SOFINO

Perguruan Tinggi

:

Universitas Bengkulu

Program Studi

:

Pendidikan Nonformal

No

Kegiatan di Luar Kampus

Penyelenggara

Jabatan

Periode

1

Organisasi Olahraga

Persatuan Bola Voli Seluruh Provinsi Indonesia Bengkulu

Sekretaris

2020-2024

2

Organisasi Olahraga

PELTI Kota Bengkulu

Bidang Pembinaan

2022-2027

Nama

:

CITRA DWI PALENTI

Perguruan Tinggi

:

Universitas Bengkulu

Program Studi

:

Pendidikan Nonformal

No

Kegiatan di Luar Kampus

Penyelenggara

Jabatan

Periode

1

Kampus Merdeka

Ditjen Dikti

Pendamping Kampus Mengajar III (Tiga)

2022

Nama

:

ARI PUTRA

Perguruan Tinggi

:

Universitas Bengkulu

Program Studi

:

Pendidikan Nonformal

No

Kegiatan di Luar Kampus

Penyelenggara

Jabatan

Periode

1

Program Sekolah Penggerak

GTK Kemendikbud

Pelatih Ahli / Fasilitator Sekolah Penggerak

2022-2023

2

Penjamin Mutu Pendidikan

BAN PAUD dan PNF

Asesor Rumpun PAUD Provinsi Bengkulu

2019-2023

 

Profil Mahasiswa S1 Pendidikan Nonformal

PROFIL MAHASISWA S-1 PENDIDIKAN NONFORMAL FKIP UNIVERSITAS BENGKULU

Penerimaan mahasiswa baru mengacu pada Permendikbud No. 6 Tahun 2020 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana Pada Perguruan Tinggi Negeri. Sistem seleksi mahasiswa baru dilakukan melalui tiga jalur. Jalur tersebut meliputi (1) Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), (2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan (3) Mandiri.

Sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa baru mengacu kepada Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri, sistem rekrutmen dan seleksi mahasiswa baru menganut prinsip adil, akuntabel serta transparan . berikut ini diagram daya tamping prodi PNF. Diagram daya tampung S-1  Pendidikan Nonformal. (Telampir)

Universitas Bengkulu memberikan kuota sebesar 35% untuk SNMPTN, 50% untuk SBMPTN, dan 15% untuk SMMPTN. Sejak tahun 2019, Program Studi Pendidikan Nonformal memiliki daya tampung sebanyak 80 orang. Jumlah ini disesuaikan dengan ratio dosen dan mahasiswa yaitu 1:18,5. Berdasarkan grafik di atas terlihat bahwa telah terjadi penurunan jumlah peminat yang memilih Program Studi Pendidikan Non Formal. Secara menyeluruh, kondisi ini juga berlaku bagi prodi lain selingkung Universitas Bengkulu.Profil mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 1 Profil Mahasiswa

Indikator

Sub Indikator

Jumlah

Jenis kelamin

Laki-laki

22,1%

Perempuan

77,9%

Agama

Islam

92,79%

Protestan

5,41%

Katolik

1,35%

Hindu

0,45%

Budha

0%

Asal Daerah

Provinsi Bengkulu

86,94%

Luar Provinsi Bengkulu

13,06%

Setiap mahasiswa yang dinyatakan lulus program sarjana, berhak mendapatkan gelar akademik Sarjana Pendidikan (S.Pd.) dan ijazah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Data prestasi non akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal adalah juara 3 solo song dangdut pada diesnatalis UNIVERSITAS BENGKULU  yang ke 40, duta BKKBN finalis duta Kabupaten Musi Rawas.

Diagram di atas menunjukkan adanya trend positif yang terjadi pada jumlah prestasi mahasiswa dalam kategori non akademik di mana pada tahun 2021 terjadi peningkatan jumlah prestasi. Akan tetapi, untuk prestasi akademik, terjadi tren penurunan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Berikut ini tabel laporan dan target Program Studi PNF.

Tabel 2. Laporan Kemajuan dan Target Program Studi Pendidikan Non Formal

Indikator kemajuan

Capaian

Target

2019

2020

2021

2022

2024

Masa studi

4 tahun

4 tahun

4 tahun

3 tahun 8 bulan

3 tahun 6 bulan

Mahasiswa lulus tepat waktu (%)

58,97%%

33,33%

42,25%

60%

61%

Jumlah lulusan (orang/tahun)

46 orang

19 orang

30 orang

48 orang

50 orang

Lulusan predikat dengan pujian (%)

9 orang

6 orang

4 orang

9 orang

10 orang

Masa penyelesaian skripsi (bulan)

4 bulan

4 bulan

4 bulan

4 bulan

4 bulan

IPK minimum

3,06

2,92

3,42

3,43

3,45

IPK rata-rata

3,47

3,63

3,65

3,67

3,70

IPK maksimum

3,95

3,92

3,81

3,82

3,83

Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa mahasiswa S-1 Program Studi PNF dapat menyelesaikan studi tidak lebih dari 4 tahun atau 8 Semester.

 

 

Kurikulum S-1 Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu

Kurikulum Program Studi Pendidikan Nonformal memberikan peluang yang luas kepada mahasiswa dan mendorong mereka untuk memperoleh wawasan teoritik konseptual yang luas dan mendalam, sikap yang positif dan memadai terhadap pendidikan luar sekolah, serta keterampilan yang diperlukan untuk mampu mengkaji dan memecahkan masalah-masalah pendidikan nonformal dan pengembangan masyarakat dalam konteks pendidikan dalam masyarakat yang terus berkembang. Kurikulum disusun dengan berpegang pada hasil-hasil analisis kebutuhan, perubahan kondisi masyarakat, kebijakan pendidikan, perkembangan tantangan dan kebutuhan akan pendidikan yang lebih bermutu, kebutuhan akan tenaga-tenaga pendidik dan pengelola pendidikan nonformal, dan tenaga pengembangan masyarakat yang lebih profesional.

Dalam rangka memenuhi tuntutan, arus perubahan dan kebutuhan akan link and match dengan dunia usaha dan dunia industri (DU/DI), dan untuk menyiapkan mahasiswadalam dunia kerja, Perguruan Tinggi dituntut agar dapat merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif agar mahasiswa dapat meraih capaian pembelajaran mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara optimal. Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka diharapkan dapat menjadi jawaban atas tuntutan tersebut. Kampus Merdeka merupakan wujud pembelajaran di perguruan tinggi yang otonom dan fleksibel sehingga tercipya kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka meliputi empat kebijakan utama yaitu: kemudahan pembukaan program studi baru, perubahan sistem akreditasi perguruan tinggi, kemudahan perguruan tinggi menjadi badan hukum, dan hak belajar tiga semester di luar program studi. Mahasiswa diberikan kebebasan mengambil SKS di luar program studi, tiga semester yang di maksud dapat diambil untuk pembelajaran di luar prodi dalam PT dan atau pembelajaran di Luar PT. Pengembangan kurikulum prodi PNF FKIP Universitas Bengkulu dimulai dari proses perumusan luaran capaian yang akan dikuasai oleh peserta didik sebagai calon pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan nonformal. Selain itu, lulusan juga dibekali dengan keterampilan-keterampilan yang berguna dalam pengembangan diri sebagai penyuluh Pendidikan di masyarakat, pendamping masyarakat dan kompetensi pendukung lainnya, seperti IT yang mumpuni. Tidak hanya itu, kurikulum prodi PNF juga harus mampu mempersiapkan lulusannya untuk siap bersaing malanjutkan studi magister di kampus-kampus terbaik di Indonesia khususnya dalam bidang Pendidikan nonformal.

Download Sebaran Mata Kuliah S-1 PNF (MBKM)

Download Sebaran Mata Kuliah S-1 PNF (2015)

 

HIMA PENDIDIKAN NON FORMAL MENYELENGGARAKAN PKKMB 2022

PKKMB PRODI PNF merupalan salah satu kegiatan wajib tahunan  yang dilakukan untuk menyambut kedatangan mahasiswa baru dan sekaligus memperkenalkan bagaimana kehidupan kampus serta mengenal apa saja seluk beluk yang ada di dalam prodi PNF ini. Pada tahun 2022 ini kegiatan yang dilakukan berlangsung normal , tidak seperti dua tahun sebelumnya dikarenakan adanya Covid-19 PKKMB dilaksanakan melalui sistem online. Sebelum dilaksanakannya PKKMB PRODI para mahasiswa baru sudah terlebih dahulu mengikuti PKKMB UNIVERSITAS dan FAKULTAS kegiatan tersebut berlangsung beberapa hari hingga pada saat hari ke empat pada tanggal 11 Agustus 2022  panitia  PKKMB FAKULTAS melakukan  penyerahan mahasiswa baru ke panitia PKKMB PRODI untuk mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Profil Program Studi S-1 Pendidikan Nonformal FKIP Universitas Bengkulu

Program Studi Pendidikan Nonformal sudah ada sejak tahun 2002. Awalnya bernama Program Studi Pendidikan Luar Sekolah yang ditandai dengan izin operasional nomor 775/D/T/2002 tertanggal 23 April 2002. Maka, pada tahun yang sama, program studi ini menerima mahasiswa angkatan pertama. Tahun 2014, berdasarkan surat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 2300/E3/2014. Sehubungan dengan Surat Keputusan Rektor Universitas Bengkulu Nomor 1944/UN30/HK/2017 tentang Penamaan Program Stdui dan penulisan Gelar Lulusan Program Studi Pendidikan Vokasi, Pendidikan Akademik, dan Pendidikan Profesi Selingkung Universitas Bengkulu dan Surat dari Direktur Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi No 4666/L4/KL/2018 maka nama program studi pendidikan luar sekolah mengalami penyesuaian nama menjadi program studi pendidikan nonformal tertanggal 17 Desember 2018.

VISI PROGRAM STUDI S-1 PENDIDIKAN

Menyelenggarakan pendidikan untuk menghasilkan pendidik dan tenaga kependidikan, peneliti pemula/asisten peneliti, praktisi pendidikan nonformal, dan edupreneur di bidang pendidikan nonformal yang unggul, berbudaya dan berdaya saing internasional pada tahun 2032

TUJUAN PROGRAM STUDI S-1 PENDIDIKAN NONFORMAL

  1. Terselenggaranya pendidikan calon pendidik dan tenaga kependidikan, peneliti pemula/asisten peneliti, praktisi pendidikan nonformal, dan edupreneur Pendidikan Nonformal yang unggul dan kompeten
  2. Terselenggaranya penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkualitas untuk pendidikan nonformal, informal, dan pengembangan masyarakat
  3. Terselenggaranya pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas berbasis penelitian sesuai potensi lokal kewirausahaan sosial dan pengembangan masyarakat
  4. Terselenggaranya jejaring kemitraan dan kerjasama dengan lembaga pemerintahan dan non pemerintahan untuk pengembangan masyarakat;
  5. Terselenggaranya tata kelola Program Studi PNF berdasarkan pola dan sistem kepemimpinan transformasional dan berintergritas.
  6.  

STRATEGI PROGRAM S-1 STUDI PENDIDIKAN NONFORMAL


  1. Meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mendesain kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan stakeholder, mengintegrasikan metode pembelajaran inovatif, penggunaan teknologi, pemanfaatan sumber daya lokal serta meningkatkan kemampuan tenaga pengajar dalam merancang, mengimplementasikan strategi pembelajaran yang efektif dan berorientasi pada hasil;
  2. Memberikan pembinaan karir dan pelatihan tambahan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan khusus yang dibutuhkan dalam bidang pendidikan nonformal;
  3. Memfasilitasi kesempatan magang dan kerja sama dengan industri serta lembaga pemerintah dan non-pemerintah untuk memperluas pengalaman praktis mahasiswa.
  4. Melaksanakan kolaborasi strategis dengan stakeholder untuk meningkatkan akses lulusan agar memiliki peluang kerja dan pengembangan kompetensi.